Buka konten ini
LINGGA (BP) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga menggelar rapat koordinasi perdana setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lingga di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga pada Senin (3/3). Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi kepala daerah untuk menyatukan visi dan strategi dalam pembangunan daerah.
Dalam pertemuan ini, berbagai aspek pemerintahan dibahas untuk memastikan kelancaran program kerja yang selaras dengan visi dan misi periode 2025-2030.
Bupati Lingga, M Nizar, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas stabilitas keuangan daerah.
Di tengah maraknya efisiensi anggaran di berbagai daerah, Kabupaten Lingga tetap mampu berjalan normal tanpa adanya pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada tahun 2024.
“Kemarin saat retret, saya dengar Pak Gubernur bertanya kepada perwakilan dari Karimun, Anambas, Natuna, dan daerah lain. Mereka ada yang tidak dibayarkan TPP tahun 2024, ada juga yang dipotong beberapa persen. Namun, alhamdulillah itu tidak terjadi di Kabupaten Lingga. Anggaran kita tetap lancar,” ujar Nizar, Senin (3/3).
Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan merupakan instruksi langsung dari Presiden RI. Oleh karena itu, penggunaan anggaran yang tersedia harus dioptimalkan untuk mendukung program pemerintah daerah yang selaras dengan kebijakan nasional.
“Anggaran yang masih tersedia dari efisiensi ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar visi dan misi kepala daerah serta Astacita Presiden Prabowo-Gibran dapat terealisasi,” tambahnya.
Bupati Lingga juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap bersyukur dan menjaga semangat kerja, terutama di awal bulan Ramadan.
“Dengan semangat Ramadan, mari kita bersyukur atas keadaan saat ini, termasuk tidak adanya pemotongan TPP. Semoga melalui rapat koordinasi ini, kita dapat saling memahami dan menguatkan agar tujuan bersama dapat tercapai,” imbaunya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lingga, Novrizal, menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama Inspektorat dan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) guna mendiskusikan kendala serta mencari solusi terbaik bagi masing-masing dinas.
“Saya minta setiap dinas menyiapkan paparan terkait target yang ingin dicapai dalam satu tahun ke depan. Insya Allah, saya akan hadir langsung ke kantor Bapak dan Ibu,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinkronisasi program dengan visi dan misi kepemimpinan baru agar setiap rencana kerja dapat berjalan efektif.
“Kita akan mendiskusikan dan mencari solusi bersama agar program yang telah dirancang bisa diselaraskan dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati terpilih untuk periode 2025-2030,” pungkas Novrizal. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI