Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Pemerintah Kota Batam menerima 14 unit truk armada arm roll dari PT Hino untuk memperkuat pengelolaan sampah di kota ini. Penyerahan simbolis dilakukan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai bagian dari pengadaan tahun 2025. Penambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam menangani persoalan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kota industri ini.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa persoalan sampah harus segera dituntaskan, mengingat isu ini juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Dengan adanya tambahan armada ini, ia optimistis bahwa pengelolaan sampah di Batam bisa lebih tertata.
”Saya yakin dengan dukungan sarana dan prasarana yang kita punya saat ini, permasalahan sampah bisa kita bereskan. Namun, perlu ada evaluasi menyeluruh agar sistem pengelolaan sampah berjalan lebih efektif,” ujar Amsakar.
Ia juga menekankan pentingnya mengevaluasi tata kelola sampah, termasuk pemanfaatan dana pemeliharaan di kecamatan. Menurutnya, pengelolaan anggaran harus lebih efisien dan tepat sasaran agar berdampak langsung pada kebersihan kota. Pemko Batam pun berencana menambah alat berat, seperti buldozer, guna mendukung efektivitas operasional di lapangan.
Selain persoalan sampah, Amsakar juga menyoroti banyaknya baliho yang masih berserakan di berbagai sudut kota, terutama pasca-Pilpres dan Pilkada. Ia menilai, keberadaan baliho yang tidak relevan dapat mengganggu estetika kota dan perlu segera ditertibkan. ”Saya ingin wajah kota lebih rapi,” katanya.
Di sektor pendidikan, Amsakar menegaskan bahwa dirinya tidak ingin lagi mendengar ada sekolah yang bangunannya rusak, terutama pada bagian atap.
Menurutnya, kondisi infrastruktur sekolah yang baik adalah salah satu prioritas dalam membangun kualitas pendidikan di Batam. Pemko Batam pun akan melakukan efisiensi anggaran agar perbaikan sekolah dapat berjalan lebih optimal.
Dalam hal pengelolaan sampah, Pemko Batam juga terus mencari mitra kerja sama guna mendukung sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan. Namun, sembari menunggu mitra yang tepat, Amsakar menegaskan bahwa seluruh potensi internal harus dimaksimalkan agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Ia juga mengapresiasi dukungan DPRD dalam pengadaan sarana dan prasarana, terutama bagi Dinas Lingkungan Hidup yang mendapat anggaran cukup besar tahun ini. Menurutnya, anggaran besar harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.
”Kita harus bekerja total. Dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, saya yakin Batam bisa menjadi kota yang lebih bersih, lebih tertata, dan lebih nyaman bagi masyarakat,” ucapnya. (*)
Reporter : FISKA JUANDA
Editor : Ratna Irtatik