Buka konten ini
BATUAMPAR (BP) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam menyiapkan tambahan kapasitas non-seat di KM Kelud guna mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025. Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, menyebut pihaknya telah mendapatkan surat dispensasi dari Kementerian Perhubungan sejak 21 Februari 2025 untuk menambah kapasitas tersebut.
”Selain 2.607 seat reguler, kami juga menambah kapasitas non-seat. Kami sudah mendapat dispensasi dari Kementerian Perhubungan agar KM Kelud bisa mengangkut lebih banyak penumpang,” ujar Edwin, Jumat (28/2).
Selain menambah kapasitas, PT Pelni memastikan kesiapan perlengkapan keselamatan sesuai standar, termasuk menyesuaikan jumlah life jacket dengan total penumpang seat reguler maupun non-seat.
”Secara hukum, kami wajib memperbarui perlengkapan keselamatan agar sesuai dengan jumlah penumpang yang kami angkut,” katanya.
Terkait penjualan tiket non-seat, Edwin menegaskan pihaknya baru akan membuka penjualan setelah sertifikat penyelamatan bagi penumpang tambahan dirilis, guna memastikan semua aspek keselamatan terpenuhi.
”Kami sudah berkoordinasi dengan kantor pusat. Saat ini, penjualan masih dibuka bertahap dan belum mencapai 100 persen,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif tiket Pelni untuk angkutan Lebaran tahun ini, sesuai arahan Menteri Perhubungan. Hingga pukul 14.00 WIB, tiket KM Kelud yang terjual baru mencapai 25 persen dari total kapasitas keberangkatan mulai H-15 sebelum Lebaran.
”KM Kelud melayani dua rute utama, yakni Belawan dan Tanjung Priok. Tanggal dengan permintaan tertinggi adalah 23 Maret, di mana penjualan sudah mencapai 1.100 tiket atau sekitar 30 persen dari total yang tersedia,” ungkap Edwin.
Pelni memprediksi lonjakan arus mudik ke Belawan terjadi pada 23-28 Maret 2025 dengan tiga jadwal keberangkatan. Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Pelni akan mengoperasikan KM Ngapulu sebagai kapal tambahan bagi penumpang yang tidak terakomodasi di KM Kelud.
”KM Ngapulu saat ini masih dalam proses docking. Setelah selesai, kapal ini akan segera beroperasi untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar,” tutupnya. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : Ratna Irtatik