Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) mengadakan bakti sosial berupa layanan skrining jantung bawaan bagi bayi dan anak, Jumat (14/2). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Congenital Heart Disease (CHD) Awareness Week dan bertujuan mendeteksi dini kelainan jantung bawaan yang dapat berdampak serius jika tidak ditangani sejak awal.
Sebanyak 20 bayi dan anak mengikuti pemeriksaan yang dilakukan oleh dr. Priyandini Wulandari menggunakan metode ekokardiografi. Pemeriksaan ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit jantung bawaan.
Direktur Badan Usaha Rumah Sakit RSBP Batam, dr Sri Rezeki Handayani, mengungkapkan bahwa rumah sakit berencana menghadirkan poliklinik khusus jantung bayi dan anak dalam waktu dekat.
”Saat ini, kami telah memiliki dokter spesialis jantung konsultan anak, yaitu dr Priyandini Wulandari. Dengan adanya kegiatan bakti sosial ini, kami berharap poliklinik skrining jantung bawaan dapat segera hadir secara permanen untuk melayani masyarakat Batam dan Kepulauan Riau,” ujarnya.
Priyandini menambahkan bahwa skrining jantung bawaan memiliki peran krusial dalam mendeteksi penyakit sejak dini, mengingat angka kejadian kelainan ini cukup tinggi, yakni 8-10 kasus per 1.000 kelahiran hidup.
”Beberapa kasus penyakit jantung bawaan tidak menunjukkan gejala spesifik, sehingga pemeriksaan dini sangat bermanfaat bagi orangtua untuk memastikan kesehatan jantung anak mereka,” jelasnya.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung anak semakin meningkat, serta layanan kesehatan di RSBP Batam terus berkembang untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Batam dan sekitarnya. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK