Buka konten ini
GROBOGAN (BP) – Perbaikan jalur rel kereta api di Km 32+-5/7 antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Grobogan, Jawa Tengah, ditarget tuntas pada Rabu (5/2) lusa.
Vice President Public Relations PT KAI Anne Purba mengatakan, sampai Sabtu (1/2) malam pengerjaan temporary bridge (jembatan sementara) mencapai lebih dari 50 persen. Dia memproyeksikan pekerjaan selesai lusa. ”Pada tanggal 5 (Februari 2025, red) nanti, kita akan uji coba relnya. Kami berharap cuaca juga semakin baik. Sedangkan untuk jembatan akan diperbaiki bertahap. Saat tanggal tersebut akan dilakukan pemasangan alat berat,” paparnya dilansir dari Jawa Pos Radar Kudus (grup Batam Pos).
KAI bekerja sama dengan Kementerian PU dan DJKA untuk memperbaiki tanggul dan jalur kereta agar tidak jebol lagi. ”Kami terus berkoordinasi agar dampak luapan air tidak terjadi lagi di lokasi ini,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, hujan deras membuat air Sungai Tuntang meluap. Derasnya luapan air tersebut mengakibatkan jalur rel antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati ambles. Setidaknya sudah dua kali insiden tersebut terjadi.
Dari Jakarta, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengungkapkan, hujan sangat lebat menjadi biang kerok rel terendam banjir. Sungai Tuntang yang berada tak jauh dari lokasi meluap dan menggerus materi-al batu kricak dan fondasi bantalan jalur rel. Perjalanan KA jalur Jakarta–Surabaya pun terganggu.
”PT Kereta Api Indonesia terus melakukan upaya percepatan penanganan normalisasi jalur kereta api akibat meluapnya Sungai Tuntang sejak 21 Januari lalu,” ungkapnya.
Minggu (2/2) merupakan hari kedua pascabanjir. ”Kami bergerak cepat melakukan normalisasi jalur dengan mengerahkan tim tanggap darurat,” ujar Franoto. Untuk membantu pengerjaan, tim telah mengoperasikan alat berat seperti backhoe. Tanggul darurat sedang dibuat.
Tanggul itu akan mengelilingi jalur KA sisi utara dengan ketinggian sekitar 5 meter. ”Tanggul ini berfungsi untuk menahan luapan air jika ada banjir susulan nantinya,” kata Franoto.
Diperkirakan, hingga Rabu (5/2) masih ada gangguan operasional kereta. Ada kereta yang dialihkan, ada juga yang dibatalkan. Sebanyak 30 perjalanan KA dialihkan. Lalu, delapan perjalanan dibatalkan hingga normalisasi jalur selesai. ”Kami memahami ketidaknyamanan pelanggan akibat kondisi ini. Karena itu, kami terus mempercepat penanganan,” ujarnya.
KAI juga memberikan kompensasi bagi penumpang. Mereka yang dibatalkan tiketnya akan dikembalikan 100 persen. Selain itu, ada penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan. Bagi yang mengalami keterlambatan perjalanan, akan diberikan layanan service recovery. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO