Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karimun terus memperkuat akurasi data kemiskinan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
Berdasarkan data per Januari, tercatat 91.233 keluarga di Kabupaten Karimun masuk Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan 8.155 keluarga masuk kategori rawan miskin.
Kepala Dinsos Karimun, Rachmadi, menjelaskan, data ini mencakup 272.450 individu. “Tidak semua keluarga otomatis menerima bantuan. Mereka dikategorikan berdasarkan tingkat kesejahteraan atau Desil, yang penentuannya dari pemerintah pusat,” ujarnya, Senin (26/1).
Dari total 91.233 keluarga, fokus perhatian berada pada Desil 1 hingga 4, yang jumlahnya mencapai 27.932 keluarga. Desil 1 kategori sangat miskin (6.281 keluarga), Desil 2 miskin (6.295 keluarga), Desil 3 hampir miskin (7.201 keluarga), dan Desil 4 rentan miskin (8.155 keluarga). Bantuan sosial yang diterima setiap keluarga berbeda sesuai kategori Desil.
Rachmadi menambahkan, Kecamatan Karimun memiliki jumlah keluarga terbanyak dalam data DTSEN, yakni 16.776 keluarga atau 48.979 individu, diikuti Kecamatan Meral sebanyak 16.758 keluarga. Namun, untuk kategori sangat miskin (Desil 1), Kecamatan Meral menempati angka tertinggi dengan 1.008 keluarga.
“Data ini dinamis, bisa berubah kapan saja. Verifikasi ketat dilakukan agar bantuan tepat sasaran,” kata Rachmadi.
Ia mengimbau desa dan kelurahan terus memperbarui data secara berkala, agar program seperti PKH, BPNT, dan subsidi lainnya dapat dinikmati masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama Desil 1 hingga 3. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO Editor : gustia benny