BINTAN (BP) – Kecelakaan laut melibatkan KM Melati 2 dan TB Meiden Kompas terjadi di perairan Tanjunguban, Bintan, Senin (26/1) pukul 08.30 WIB.
Tabrakan menyebabkan lambung kanan TB Meiden Kompas robek dan tumpahan minyak High Speed Diesel (HSD) sekitar 50 KL, serta kebakaran di atas kapal.
Tiga kru kapal terjatuh ke laut, namun berhasil dievakuasi oleh petugas Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban dengan dua rescue boat.
Kebakaran dipadamkan KN Kalimasadha P 115, sementara KN Sarotama P 112 dan KN Rantos P 210 membatasi tumpahan minyak dengan oil boom. Minyak kemudian disedot menggunakan skimmer dan disimpan ke storage tank hingga perairan bersih.
Kejadian ini merupakan simulasi penanggulangan pencemaran laut dan kebakaran kapal dalam rangka memperingati Hari Jadi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) ke-53. Simulasi melibatkan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Tanjunguban, Pertamina, serta 13 kapal negara.
Plt Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan, simulasi bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan kapal negara dan personel menghadapi potensi ancaman di laut, termasuk mengawasi potensi tumpahan minyak di perairan Berakit.
Dalam kesempatan itu, PLP Tanjunguban juga menyerahkan empat kursi roda kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY