Buka konten ini

BINTAN (BP) – Petugas Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban melakukan pengecekan ke lokasi dugaan tumpahan minyak yang mencemari pesisir pantai Kampung Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah, Selasa (6/1).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan pihaknya menurunkan tim rescue untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran minyak di RT 001 RW 002 Kampung Tanjungtalok.
Tim rescue Pangkalan PLP Tanjunguban tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB dan langsung melakukan pengamatan serta meminta keterangan dari warga setempat.
Berdasarkan keterangan warga, Bahir, selaku Ketua RT setempat, minyak mulai terlihat pada Jumat (2/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Pencemaran tersebut menimbulkan bau menyengat dan berlangsung hingga Minggu (4/1).
“Kami sudah mengambil keterangan dari warga. Menurut mereka, baunya cukup menyengat,” kata Alfaizul.
Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan masih terdapat sisa pencemaran minyak di pesisir pantai, meski intensitas bau dan dampaknya mulai berkurang.
“Namun, intensitasnya sudah menurun,” tambahnya.
Alfaizul mengatakan pihaknya masih menelusuri sumber dugaan tumpahan minyak tersebut dan akan menyiapkan langkah-langkah penanganan untuk meminimalkan dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan kejadian serupa di wilayah pesisir. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY