Buka konten ini

UKURAN kamar 3×3 meter kerap bikin bingung soal pencahayaan. Terlalu redup bikin mata cepat lelah, tapi kalau terlalu terang justru terasa silau dan boros listrik. Padahal, kunci kenyamanan kamar bukan semata soal watt besar atau kecil.
Untuk kamar berukuran sekitar 9 meter persegi, lampu LED berkekuatan 12–18 watt sejatinya sudah lebih dari cukup sebagai pencahayaan utama. Daya tersebut mampu menghasilkan cahaya yang terang, merata, dan tetap ramah di kantong saat tagihan listrik datang.
Kesalahan yang masih sering terjadi, banyak orang mengira semakin besar watt, semakin baik hasilnya. Faktanya, kenyamanan visual juga ditentukan oleh lumen (tingkat terang), warna cahaya, serta penempatan lampu di dalam ruangan.
Kamar tidur tidak membutuhkan cahaya seterang ruang kerja. Pencahayaan yang terlalu kuat justru bisa membuat mata cepat lelah, ruangan terasa panas, dan suasana istirahat jadi tidak nyaman. Karena itu, memilih lampu dengan cahaya yang lembut dan menyebar merata jauh lebih dianjurkan.
Warna cahaya juga berpengaruh besar. Lampu warm white cenderung lebih menenangkan dan cocok untuk kamar tidur, sementara neutral white bisa jadi pilihan jika kamar juga difungsikan untuk belajar atau bekerja ringan. Agar lebih nyaman, satu lampu plafon sebaiknya dilengkapi lampu meja atau lampu sudut, bukan mengandalkan satu titik cahaya yang terlalu terang.
Dengan pemilihan lampu yang tepat, kamar 3×3 meter tetap bisa terasa terang, nyaman dipakai beraktivitas, sekaligus hemat energi. (*)
Reporter : JP Group
Editor : PUTUT ARIYO