Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Arus penumpang yang tiba dan bertolak dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 146.077 orang.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang tercatat sebanyak 140.540 penumpang datang dan berangkat dari pelabuhan ibu kota Provinsi Kepulauan Riau tersebut.
Kepala Subbagian Tata Usaha KSOP Tanjungpinang, Harry Priambodo, mengatakan puncak kepadatan penumpang terjadi dalam tiga hari menjelang pergantian tahun 2026. Pada periode tersebut tercatat 4.792 penumpang tiba dan 5.421 penumpang bertolak dari Pelabuhan SBP.
“Kepadatan kembali terjadi pada 4 Januari kemarin. Tercatat 5.354 penumpang tiba dan 5.124 penumpang berangkat. Mayoritas penumpang menuju Batam dan rute antarpulau di Kepri,” ujar Harry, Senin (5/1).
Ia menjelaskan, jumlah penumpang pada Minggu (4/1) mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Nataru 2024/2025, penumpang yang tiba hanya sekitar 4.200 orang dan yang bertolak sebanyak 3.423 orang.
Sementara itu, jumlah kapal yang tiba dan bertolak di Pelabuhan SBP selama periode Nataru tercatat sebanyak 1.070 kali. Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.124 kali pergerakan kapal.
Untuk mengurai kepadatan, khususnya pada rute Tanjungpinang–Batam, KSOP bersama operator kapal menyiapkan armada berkapasitas besar, seperti kapal Oceana 175 dengan daya angkut hingga 480 penumpang. “Interval keberangkatan juga bisa dipersempit menjadi setiap 30 menit jika terjadi lonjakan penumpang, tanpa harus terpaku pada jadwal reguler,” katanya.
Secara keseluruhan, KSOP menyiapkan 46 armada kapal, terdiri dari 39 kapal reguler dan tujuh kapal cadangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik Nataru. (*)
Reporter : Mohamad Ismail
Editor : Gustia Benny