Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Sebanyak 244 jemaah calon haji cadangan di Kota Batam mendapat pembinaan menyeluruh dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam. Pembinaan yang digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Rabu (17/12), itu bertujuan memastikan kesiapan jemaah secara administrasi, kesehatan, mental, dan spiritual jika sewaktu-waktu mendapat kesempatan berangkat menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Batam, Syahbudi, mengapresiasi kesiapan para jemaah cadangan. Ia menegaskan, keberadaan jemaah cadangan memiliki peran penting dalam penyelenggaraan ibadah haji, khususnya untuk mengisi kuota kosong akibat jemaah utama yang berhalangan berangkat.
“Persiapan yang matang akan membuat perjalanan ibadah haji berjalan lancar dan penuh berkah. Karena itu, jemaah cadangan harus menyiapkan diri seolah-olah akan berangkat tahun ini,” ujar Syahbudi, Kamis (18/12).
Dalam pembinaan tersebut, kesiapan administrasi menjadi salah satu fokus utama. Jemaah diminta memastikan seluruh dokumen perjalanan, terutama paspor dan persyaratan lain, telah lengkap dan sesuai ketentuan. Selain itu, aspek kesehatan juga mendapat perhatian serius.
Syahbudi mengimbau jemaah rutin menjalani pemeriksaan kesehatan, mematuhi anjuran tenaga medis, serta menjaga pola hidup sehat agar kelayakan keberangkatan tetap terjaga.
Tak kalah penting, jemaah juga diminta hanya mengakses informasi resmi dari Kemenhaj, baik melalui kantor setempat maupun saluran komunikasi resmi. Jemaah diingatkan agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya serta memastikan nomor telepon selalu aktif untuk menerima pemberitahuan terkait sisa kuota haji.
Pada kesempatan yang sama, staf Kemenhaj Kota Batam, Sri Mulelni, memberikan penjelasan teknis mengenai tahapan persiapan keberangkatan. Materi yang disampaikan meliputi pengurusan paspor, proses rekam biometrik visa, pemeriksaan kesehatan tahap pertama, hingga pelaksanaan medical check up (MCU) di rumah sakit yang telah ditunjuk.
Salah seorang jemaah cadangan, Ida Nur Aini, 46, warga Griya Sagulung Permai, Kecamatan Sagulung, mengaku merasa lebih tenang setelah mengikuti pembinaan tersebut.
“Sekarang saya jadi tahu apa saja yang harus dipersiapkan. Pembinaan ini membuat kami, jemaah cadangan, lebih siap secara mental dan fisik,” ujarnya.
Melalui pembinaan ini, Kemenhaj Kota Batam berharap seluruh jemaah calon haji cadangan memiliki kesiapan menyeluruh sehingga ketika mendapat kesempatan berangkat, mereka dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk sebagai tamu Allah SWT. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO