Buka konten ini

SURABAYA (BP) – Akselerasi transformasi digital di Indonesia semakin mendorong pemanfaatan layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik tersertifikasi. Tuntutan proses administrasi yang cepat, aman, dan memiliki kekuatan hukum membuat penggunaan tanda tangan digital terus menunjukkan tren peningkatan.
VP Marketing & Communications Privy Ratu Rima Novia Rahma mengungkapkan, hingga November 2025 tercatat sekitar 156 juta dokumen telah ditandatangani melalui platform Privy. Capaian tersebut menggambarkan tingginya kebutuhan terhadap tanda tangan elektronik (TTE) yang legal dan terjamin keamanannya di Indonesia.
“Hal ini menegaskan bahwa adopsi tanda tangan digital di Tanah Air terus meningkat seiring pesatnya digitalisasi di berbagai sektor,” ujarnya, kemarin (17/12).
Untuk memperluas jangkauan layanan, Privy menjalin kemitraan dengan Microsoft melalui integrasi pada Microsoft Office 365 yang tersedia di Microsoft Marketplace. Melalui kerja sama tersebut, pengguna Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint dapat melakukan penandatanganan dokumen secara sah tanpa harus berpindah aplikasi.
Rima menilai integrasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital trust di Indonesia. “Kini pengguna bisa menandatangani dokumen langsung di lingkungan Microsoft. Kolaborasi ini menghadirkan proses tanda tangan digital yang lebih praktis sekaligus aman,” jelasnya.
Meski demikian, ia menekankan tantangan pengembangan identitas digital tidak hanya sebatas menggantikan tanda tangan konvensional. Aspek validasi dan verifikasi identitas lintas platform masih menjadi pekerjaan rumah yang krusial.
Saat ini, layanan Privy telah dimanfaatkan oleh lebih dari 68 juta pengguna individu dan sekitar 155 ribu organisasi. Sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) di bawah Komdigi RI, Privy juga menyediakan certificate warranty.
“Di tengah meningkatnya aktivitas bisnis digital, identitas digital yang andal menjadi kebutuhan utama. Kami berkomitmen memastikan proses penandatanganan dokumen berjalan aman, sah, dan efisien,” tuturnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO