Buka konten ini
LINGGA (BP) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dabo Singkep mengingatkan masyarakat Kabupaten Lingga untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada Desember 2025.
BMKG memprediksi banjir rob berpotensi terjadi pada 17–27 Desember 2025, terutama di wilayah pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, dan sekitarnya.
Kepala BMKG Dabo Singkep, Ady Istyono, mengatakan, potensi banjir rob dipicu peralihan bulan baru Hijriah yang bertepatan dengan awal bulan Rajab, serta tingginya curah hujan pada Desember.
“Peralihan bulan baru Hijriah biasanya memicu pasang air laut cukup tinggi. Jika bersamaan dengan hujan deras, kondisi ini bisa menyebabkan banjir rob,” ujar Ady, Kamis (18/12).
Selain itu, fenomena bulan purnama juga turut memengaruhi pasang air laut akibat gaya gravitasi yang lebih kuat, sehingga meningkatkan risiko genangan di wilayah pesisir.
Ady mencontohkan, banjir rob yang terjadi beberapa waktu lalu di sejumlah wilayah Lingga disebabkan kombinasi hujan deras yang berlangsung beberapa hari serta pasang laut tinggi akibat fenomena bulan purnama.
“Curah hujan tinggi ditambah pasang laut membuat air meluap dan menggenangi kawasan pesisir,” jelasnya.
BMKG Dabo Singkep mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna meminimalkan dampak dan kerugian akibat banjir rob.
Menurut Ady, curah hujan di Lingga pada Desember 2025 diperkirakan masih tinggi seiring masuknya angin utara atau Monsun Asia yang membawa massa udara basah.
“Kondisi ini memicu pertumbuhan awan hujan cukup signifikan. Jika bersamaan dengan pasang laut, maka genangan atau banjir rob sangat berpotensi terjadi,” tutupnya. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY