Buka konten ini

BATAM (BP) – Universitas Internasional Batam (UIB) menggelar puncak perayaan akademik Wisuda XXI di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam. Sebanyak 832 lulusan—722 sarjana dan 110 magister—hadir bersama keluarga untuk menutup perjalanan studi mereka di kampus yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Batam itu.
Momen wisuda kali ini semakin berwarna dengan penganugerahan bagi lulusan berprestasi.
Nama-nama seperti Keaton Yoputra, Nany Tan, Antony, Vionny Lau, dan Misnawati mencuri perhatian. Prestasi mereka bukan hanya deretan angka IPK tinggi, tetapi juga cerita tentang ketekunan, disiplin, dan usaha yang panjang.
Keaton Yoputra, lulusan Sistem Informasi, tampil sebagai Wisudawan Terbaik Eksakta dengan IPK sempurna 4,00. Perjalanannya jauh dari kata mudah. Ia harus membagi waktu antara kuliah dan membantu usaha keluarga. Namun Keaton tetap aktif berorganisasi dan menjadikan bimbingan dosen sebagai pegangan.
“Lingkungan kampus yang mendorong kami berkembang sangat membantu saya bertahan sampai akhir,” ujarnya.
Dari rumpun non-eksakta, Nany Tan, lulusan Akuntansi dengan IPK 4,00, menyabet predikat Wisudawan Terbaik Non-Eksakta. Ia menjalani masa kuliah sambil bekerja.
“Awalnya menantang karena harus membagi waktu. Tapi membaca materi lebih dulu dan memanfaatkan akhir pekan sangat membantu,” tuturnya. Dukungan keluarga, teman, dan dosen menjadi energi tambahan hingga ia lulus tepat waktu.
Di jenjang magister, Antony dari Program Magister Hukum meraih predikat Wisudawan Terbaik dengan IPK 3,95. Konsistensi menjadi kunci keberhasilannya. “Selama berkuliah di UIB, saya mendapat dukungan sangat berarti dari dosen, teman seangkatan, dan keluarga,” katanya.
Lulusan terbaik Magister Manajemen, Vionny Lau (IPK 3,97), juga berbagi kisah perjuangannya kuliah sambil bekerja. Kini ia memilih fokus pada karier sebelum melanjutkan pendidikan. Pesannya sederhana namun kuat: “Terus melangkah dan jaga komitmen. Dengan disiplin dan dukungan orang sekitar, proses apa pun akan membawa kita pada tujuan.”
Sementara itu, Misnawati dari Sarjana Akuntansi (IPK 3,88) menegaskan bahwa konsistensi dan kemauan belajar adalah kunci. Beasiswa penuh dari UIB menjadi dorongan besar hingga ia menyelesaikan studi tepat waktu.
“Prestasi lahir dari kerja keras dan kemauan untuk terus belajar,” katanya.
Dalam pidato wisuda, Rektor UIB menyampaikan kebanggaannya atas capaian para lulusan. “UIB berkomitmen mencetak lulusan yang unggul secara akademik dan kuat secara karakter. Dengan akreditasi Unggul pada 2025, kami percaya kualitas pendidikan UIB menjadi bekal berharga bagi Anda untuk berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Wisuda ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada wisudawan terbaik di setiap kategori. Momen ini menjadi peneguhan komitmen UIB dalam melahirkan generasi kompeten, berdaya saing, dan siap membawa perubahan positif bagi masyarakat. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : PUTUT ARIYO