Buka konten ini
BATAM (BP) – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di dua wilayah strategis Provinsi Kepulauan Riau—Kabupaten Karimun dan Kota Batam—terus merangkak naik dan hampir menyentuh target Universal Health Coverage (UHC) menjelang akhir 2025.
Berdasarkan data terbaru BPJS Kesehatan Cabang Batam, Kabupaten Karimun mencatat kepesertaan mencapai 98,81 persen, atau 272.538 jiwa dari total 275.343 penduduk. Sementara Kota Batam berada di angka 97,88 persen, dengan 1.336.708 peserta dari total 1.365.266 jiwa.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah, menyebut perbedaan karakter peserta di kedua wilayah turut memengaruhi strategi perluasan kepesertaan.
“Komposisi peserta Karimun mayoritas merupakan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), sedangkan Batam didominasi peserta dari badan usaha atau pekerja sektor industri. Masih ada sekitar 1–2 persen penduduk yang belum terdaftar, dan percepatan terus kami lakukan,” ujarnya, Kamis (4/12).
Dukungan anggaran daerah menjadi faktor penting dalam peningkatan cakupan ini. Pemkot Batam telah mendaftarkan 91 ribu peserta melalui pendanaan APBD, sementara Pemkab Karimun menanggung 62 ribu peserta dengan skema serupa.
“Langkah ini memperluas perlindungan kesehatan, terutama bagi masyarakat rentan yang belum memiliki jaminan sosial kesehatan,” tambah Harry.
Pada kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan Cabang Batam menegaskan komitmennya meningkatkan mutu layanan melalui penerapan nilai integritas, kolaborasi, pelayanan prima, serta inovasi layanan.
Nilai-nilai tersebut diharapkan memperkuat kemudahan akses peserta, mulai dari layanan administrasi, fasilitas kesehatan, hingga sistem digital yang lebih responsif. (*)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO