Buka konten ini

LUCKNOW (BP) – Gelar kedua berhasil didapat ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana. Itu setelah mereka merebut gelar Syed Modi India International di BBD. U.P. Badminton Academy, Lucknow, India.
Pada laga final Minggu (30/11), Dejan/Bernadine menundukkan wakil Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai dua game langsung (21-19, 21-16). Ini menjadi gelar juara Super 300 pertama. Sekaligus gelar juara keduanya setelah menjadi jawara di Al Ain Masters 2025 Super 100.
Sepanjang perjalanan menuju ajang jni, Dejan/Bernadine menyingkirkan wakil UEA di babak 32 besaat Dhiren Ayyappan/Taabia Khan (21-6, 21-9), wakil tuan tumah di babak 16 besar MP Krishnan/V Prabhuanand (21-12, 21-6), andalan Malaysia di perempat final Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien (21-15, 12-21, 21-10), serta andalan India lainnya Hariharan Amsakarunan/Treesa Jolly (21-17, 21-19).
“Target sektor ganda campuran pasti ingin juara di setiap event. Karena itu, di setiap latihan terus digenjot fisik dan taktik,” kata pelatih ganda campuran Rionny Mainaky. Gelar kedua ini semakin memberikan kepercayaan diri bagi Dejan/Bernadine. Apalagi gelar dengan level turnamen yang lebih tinggi dari sebelumnya.
“Namun, saya memastikan tidak mau berhenti di sini. Ingin selalu berkembang dan melangkah jauh,” timpal Dejan. Selain itu, secara ranking masih terlalu jauh. Per pekan lalu, Dejan/Bernadine masih berada di posisi 103.
Nah, dengan juara ini, mereka diprediksi berada di bawah 100 besar. Karenanya, Dejan/Bernadine masih sulit untuk bisa tampil di level Super 300 ke atas. “Kami ingin terus bersaing di level yang lebih tinggi,” timpal Dejan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO