Buka konten ini

LONDON (BP) – Marc Cucurella adalah produk La Masia yang tak pernah benar-benar menyatu dengan FC Barcelona. Sebelum bergabung dengan akademi Barca – sebutan FC Barcelona, Cucurella adalah pemain junior rival sekota Barca, RCD Espanyol. Dalam sebuah turnamen usia muda pada 2012, Cucu – sapaan akrab Cucurella– mengalahkan Barca dan merayakannya dengan penuh ekspresif.
”Dia melepas jersey dan berselebrasi dengan liar. Sebulan kemudian dia menandatangani kontrak dengan Barca. Jadi, bisa dibayangkan bagaimana perasaan kami,” cerita Carles Alena, mantan rekan setim Cucu di La Masia, kepada The Sun.
Dini hari nanti (26/11), Cucu memiliki kesempatan menantang mantan klubnya, Barca, dalam matchday kelima fase League Liga Champions di Stamford Bridge, London (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).
Dengan segala memori di La Masia, Cucu bisa jadi kartu truf Chelsea menghadapi Barca. ”Ini akan menjadi pertandingan yang hebat. Saya rasa Barca sedikit lebih difavoritkan,” kata Cucu seperti dikutip dari Sports Illustrated.
”Aku pemain kedua paling berpengalaman di Chelsea, sementara Barca punya lebih banyak pemain berpengalaman, lebih banyak pertandingan Liga Champions, dan lebih tenang dalam situasi sulit. Tetapi, apa pun bisa terjadi,” beber pemilik rambut ikonik Afro tersebut.
Cocok Gaya Main Sepak Bola Inggris
Cucu tidak pernah mendapat kesempatan main di tim utama selama berada di Barca. Dia dipinjamkan ke SD Eibar pada 2018 sebelum dijual ke Getafe CF. Performa apik bersama klub asal Kota Madrid itu mengantar Cucu ke Inggris dan kariernya ”akhirnya” dimulai.
Setelah menjalani musim impresif bersama Bersama Brighton & Hove Albion, dia dicomot Chelsea pada musim panas 2022. Sejak membela The Blues – sebutan Chelsea, bek kiri 27 tahun itu jadi pilar utama.
”Marc (Cucurella) secara fisik mungkin bukan pemain tepat di liga ini (Premier League, red). Akan tetapi, dia memilili aspek lain yang membuatnya nyaman bermain di Inggris,” tutur pelatih Chelsea Enzo Maresca dilansir di laman resmi klub.
Duel Lawan Yamal
Sebagai bek kiri, Cucu akan lebih banyak berhadapan langsung dengan wide attacker kanan Barca Lamine Yamal dini hari nanti. Meski keduanya berteman baik di timnas Spanyol, Cucu menegaskan bahwa tidak akan ada keramahan di lapangan.
”Aku tidak akan menahan diri. Beruntung masih ada jalan panjang sebelum Piala Dunia (2026). Kalau saya menjatuhkannya, dia (Yamal) masih punya banyak waktu untuk pulih,” seloroh Cucu kepada Sport. ”Dia bilang mulai sekarang kami adalah rival. Ini akan menjadi pertandingan yang hebat bagi kami. Kami sangat menantikannya,” imbuh Cucu. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO