Buka konten ini

BOLOGNA (BP) – Tidak ada nama dua petenis ranking teratas, Jannik Sinner (kedua) dan Lorenzo Musetti (kedelapan), dalam skuad Italia di Davis Cup Finals. Meski begitu, Italia masih mampu menunjukkan dominasinya setelah meraih gelar Piala Davis kali ketiga secara beruntun di Super Tennis Arena, Bologna, kemarin (24/11).
Dalam laga final melawan Spanyol, Matteo Berrettini membuka jalan Italia lewat kemenangan 6-3, 6-4 atas Pablo Carreno Busta. Flavio Cobolli kemudian memastikan gelar setelah menang dalam pertarungan sengit 1-6, 7-6 (5), 7-5 melawan Jaume Munar.
”Aku tidak membawa Italia menang sendirian,” kata Cobolli dikutip dari La Gazzetta dello Sport.
“Kami adalah tim yang tangguh dan sangat kuat. Kami tetap bekerja keras untuk mencapai ini,” imbuh petenis ranking tertinggi (ke-23) di skuad Piala Davis Italia itu.
Kemenangan itu juga menghadirkan momen haru. Ayah Cobolli, Stefano, terlihat menangis menyaksikan putranya bisa membalikkan keadaan. Stefano semakin emosional karena mengetahui Cobolli dan Berettini telah berteman sejak kecil.
Dia melihat perkembangan keduanya hingga bisa jadi tulang punggung Italia menjuarai Piala Davis tahun ini. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO