Buka konten ini

Anambas (BP) – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, mendorong pondok pesantren untuk terus menjadi motor penggerak dalam pembinaan akhlakul karimah bagi generasi muda.
Dorongan itu ia sampaikan ketika menghadiri Wisuda Tahfiz ke-3 Pondok Pesantren Al Khoir di Gedung BPMS Siantan, Minggu, (16/11).
Dalam acara yang penuh suasana haru tersebut, Raja Bayu menyampaikan apresiasinya kepada seluruh santri dan pengurus pesantren yang terus berupaya menjaga tradisi pendidikan Islam.
Ia mengatakan bahwa pesantren memiliki peran yang sangat penting di tengah derasnya arus globalisasi.
Menurutnya, tantangan zaman saat ini menuntut generasi muda untuk memiliki dasar moral dan akhlak yang kuat.
Tanpa pondasi tersebut, generasi muda akan lebih mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang datang dari luar.
Raja Bayu menegaskan bahwa ilmu agama menjadi benteng utama bagi anak-anak dan remaja.
“Di era globalisasi seperti sekarang, akhlak menjadi tameng paling kokoh. Ilmu agama yang bersumber dari Alquran akan menuntun generasi kita untuk tetap berada di jalan yang benar,” ujar Raja Bayu.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran adalah panduan hidup yang tak lekang oleh waktu.
Di tengah perubahan yang begitu cepat, Alquran tetap menjadi cahaya yang menuntun manusia kepada kebaikan.
Raja Bayu juga menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan para santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Alquran.
Ia menyebut hafalan tersebut sebagai pencapaian sangat berharga yang harus dijaga sepanjang hayat.
Pada wisuda tahfiz yang ke-3 ini, sebanyak 20 orang santri berhasil menuntaskan hafalan Alquran. Para santri tampil memperlihatkan kemampuan mereka di hadapan orang tua dan tamu undangan dengan penuh percaya diri.
Raja Bayu menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras santri, dukungan penuh dari para orang tua, serta kesungguhan para guru dalam mendidik dan membimbing.
Ia menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut.
Raja Bayu juga menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan.
Menurutnya, pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam pembinaan moral generasi muda.
Ia berharap pesantren-pesantren di Anambas dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak generasi Qurani.
“Kami ingin melihat anak-anak kita tumbuh sebagai pribadi yang lembut hatinya, kuat akhlaknya, dan luas ilmunya,” pungkasnya. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY