Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Sulit tidur, sering terbangun di tengah malam, atau bahkan tidur sambil berjalan bisa jadi bukan hanya persoalan stres atau kelelahan. Pola makan dan minuman yang dikonsumsi sepanjang hari juga memiliki pengaruh besar terhadap kualitas tidur seseorang.
Sejumlah penelitian menunjukkan, makanan olahan, tinggi gula rafinasi, karbohidrat sederhana seperti roti putih, serta lemak tidak sehat dapat mengganggu pola tidur. Kondisi itu bahkan berpotensi memicu insomnia dan gangguan tidur lainnya.
“Pola makan yang tidak seimbang bisa mengganggu produksi hormon tidur di otak,” ujar Dr. Marie-Pierre St-Onge, peneliti hubungan antara makanan dan tidur dari Columbia University, New York, seperti dikutip The New York Times.
Triptofan dan Melatonin
Untuk memperoleh tidur yang nyenyak, Dr. Marie menyarankan agar masyarakat mengonsumsi makanan yang mengandung triptofan, yaitu asam amino alami yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi melatonin—hormon yang mengatur siklus tidur dan bangun.
“Triptofan hanya dapat diperoleh dari sumber makanan alami, bukan dari makanan olahan,” katanya.
Senada dengan itu, Direktur Pusat Riset Kesehatan dan Tidur Universitas Arizona, Dr. Michael Grandner, menyebut makanan yang mengandung melatonin juga membantu meningkatkan kualitas tidur.
Pola Mediterania
Penelitian lain mengungkap bahwa pola makan khas masyarakat Mediterania, yang kaya akan biji-bijian, buah, sayuran, ikan, dan minyak zaitun, terbukti dapat menurunkan risiko insomnia.
“Bahan pangan dalam pola Mediterania mengandung banyak triptofan, asam folat, vitamin B6, seng, dan magnesium. Zat-zat tersebut berperan penting dalam menjaga kestabilan hormon dan mencegah peradangan,” ujar peneliti Brigham and Women’s Hospital, Dr. Arman Arab.
Sementara itu, ahli gizi epidemiologi dari University of Michigan, Dr. Erica C. Jansen, menambahkan bahwa antioksidan tinggi dalam bahan-bahan tersebut membantu mengurangi inflamasi—salah satu faktor pemicu gangguan tidur.
Pilihan Makanan
Untuk menjaga kualitas tidur, para ahli menyarankan memperbanyak konsumsi buah, sayuran, sumber karbohidrat kompleks tinggi serat, serta lemak baik seperti ikan salmon, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.
“Tidur berkualitas bukan hanya soal durasi, tetapi juga hasil dari pola hidup yang seimbang, termasuk pilihan makanan sehari-hari,” kata Dr. Marie menegaskan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO