Buka konten ini

Ada yang tersenyum malu, ada pula yang tampak serius, berusaha meniru setiap gerakan dengan benar. Beberapa siswa tampak saling menantang dengan senyum jahil, mencoba teknik kuncian yang baru mereka pelajari.
TAWA dan sorak memenuhi halaman SMP Negeri 11 Bintan siang itu. Puluhan siswa tampak berbaris rapi, sebagian masih kikuk mencoba gerakan dasar yang baru saja diajarkan. Ada yang tersenyum malu, ada pula yang tampak serius, berusaha meniru setiap gerakan dengan benar. Hari itu, mereka mengenal lebih dekat olahraga yang selama ini hanya mereka lihat di televisi—gulat.
Kegiatan pengenalan gulat ini digagas oleh Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Bintan. Tujuannya sederhana, tapi sarat makna, menanamkan semangat olahraga dan membuka wawasan para pelajar bahwa prestasi bisa diraih dari cabang olahraga apa pun, termasuk gulat.
“Anak-anak ini luar biasa antusias. Mereka tak hanya ikut stretching dan warm up, tapi juga berani mencoba teknik dasar gulat,” kata Ketua PGSI Kabupaten Bintan, Warto, dengan nada puas.
Sore itu, di tengah semangat muda yang membara, beberapa siswa tampak saling menantang dengan senyum jahil, mencoba teknik kuncian yang baru mereka pelajari. Di sisi lain, Filar Ade Febriansyah, Sekretaris PGSI Kabupaten Bintan yang menjadi narasumber, sabar membimbing dan meluruskan gerakan mereka satu per satu.
“Yang penting bukan soal kuat atau tidak, tapi soal semangat, disiplin, dan keberanian. Itu inti dari gulat,” ujarnya di sela-sela latihan ringan.
Warto menilai, dukungan guru dan minat tinggi para siswa menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga gulat di Bintan. Menurutnya, semangat itu harus dijaga sejak dini agar kelak bisa melahirkan atlet tangguh yang membawa nama daerah ke level nasional.
“Semangat mereka adalah modal besar. Dari sinilah kita bisa membangun masa depan gulat di Bintan,” tutur Warto saat ditemui di Kedai Kopi Lancang Kuning, Jalan Indunsuri, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (30/10) malam.
Ia berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti di satu sekolah saja. PGSI Bintan, katanya, siap berkeliling ke sekolah-sekolah lain untuk menumbuhkan bibit-bibit baru yang siap berjuang di atas matras.
“Gulat bukan hanya tentang kekuatan fisik, tapi juga ketangguhan mental. Harapan kami, dari Bintan lahir atlet yang bisa mengharumkan nama Kepri, bahkan Indonesia,” tutupnya penuh optimisme. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO