Buka konten ini
LAS VEGAS (BP) – Oklahoma City Thunder, juara NBA musim lalu, jadi favorit dalam NBA Cup 2025 yang dimulai pada Jumat (31/10) malam waktu Amerika Serikat atau Sabtu (1/11) pagi. Tahun lalu, Thunder tinggal selangkah meraih gelar NBA Cup sebelum akhirnya kalah oleh Milwaukee Bucks dalam final di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Meski begitu, penyelenggaraan NBA Cup dua edisi sebelumnya membuktikan satu hal: bahwa trofi in-season ternyata tak jatuh ke tangan tim-tim favorit. Los Angeles Lakers, juara NBA Cup edisi pertama (2023), hanya finis di posisi ketujuh Wilayah Barat musim reguler. Mereka kemudian tersingkir di fase pertama playoff.
Juara NBA Cup tahun lalu Milwaukee Bucks juga tak jauh beda. Giannis Antetokounmpo dkk sudah tiga kali beruntun langsung tersingkir di babak pertama playoff NBA. Persaingan terbuka seluruh tim itulah yang jadi salah satu daya tarik NBA Cup.
”Turnamen in-season akan memberikan kesempatan baru bagi tim dan pemain untuk bersaing, mengejar kejuaraan awal musim,” kata Evan Wasch, wakil presiden NBA untuk strategi bola basket, dikutip dari laman resmi NBA.
Shai Dkk Belum Terkalahkan
Tahun ini, peluang Thunder untuk mencapai babak akhir NBA Cup cukup terbuka.
Tergabung di grup A Barat, Thunder bersaing dengan Minnesota Timberwolves, Sacramento Kings, Phoenix Suns, dan Utah Jazz. Musim lalu, Thunder tak terkalahkan saat menghadapi Kings, Suns dan Jazz.
Awal musim ini, Thunder juga terus menunjukkan performa konsisten. Mereka termasuk ke dalam satu dari empat tim yang belum terkalahkan sampai, Kamis (30/10). Selain mengandalkan bintang utama Shai Gilgeous-Alexander, Thunder punya pemain bench oke seperti Ajay Mitchell atau Alex Caruso.
”Kami sangat percaya pada semua pemain yang ada di daftar pemain kami. Di NBA modern, dengan jadwal yang padat, dan tambahan NBA Cup, durasi playoff, serta tempo permainan yang lebih cepat, kami dituntut bermain lebih cepat dari sebelumnya,” kata pelatih Thunder Mark Daigneault menjawab pertanyaan soal kedalaman skuad dikutip dari laman NBA.
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG