Buka konten ini

BINTAN (BP) – Suasana sore di Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam, Selasa (28/10), tampak semarak. Ajang olahraga tahunan Annual Games 2025 resmi dimulai dengan pertandingan basket perdana antara Tim PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) dan PT Singatac.
Turnamen antarpekerja kawasan industri ini diikuti 146 atlet dari 16 perusahaan tenant. Mereka akan berkompetisi dalam enam cabang olahraga selama sebulan penuh, mulai 28 Oktober hingga 29 November 2025. Gelaran Annual Games juga dimeriahkan oleh kehadiran maskot Kibo, si lebah ceria yang menjadi simbol semangat kebersamaan dan kerja keras para pekerja industri di Bintan.
Salah satu peserta dari Tim Basket PT BIIE, Nazrizul Rachman, mengaku senang bisa ikut ambil bagian dalam ajang ini. “Kegiatan seperti ini positif sekali. Kami bisa menyalurkan hobi, menjaga kebugaran, dan mempererat hubungan antarkaryawan,” ujarnya.
Ketua Panitia Annual Games 2025, Fadel Satriawan, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah memperkuat silaturahmi antarpekerja di kawasan BIE. “Tidak ada perbedaan jabatan di lapangan. Semua peserta adalah bagian dari satu keluarga besar kawasan industri,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan. “Tampilkan kemampuan terbaik, nikmati pertandingan, dan tetap fair play,” pesannya.
Sementara itu, General Manager PT BIIE, Aditya Laksamana, menjelaskan bahwa Annual Games merupakan agenda tahunan yang digelar untuk membangun lingkungan kerja yang sehat, solid, dan produktif. “Kegiatan ini menjadi ajang refreshing bagi karyawan sekaligus memperkuat kolaborasi antarperusahaan di kawasan industri,” ujarnya.
Aditya juga berharap agar jumlah peserta dan cabang olahraga yang dilombakan bisa terus bertambah di tahun-tahun mendatang.
“Semoga ke depan lebih banyak perusahaan dan atlet yang ikut berpartisipasi. Kita ingin Annual Games menjadi agenda besar yang ditunggu-tunggu oleh seluruh pekerja kawasan BIE,” pungkasnya. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : RYAN AGUNG