Buka konten ini

BATAM (BP) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam berencana membangun satu unit sekolah baru di wilayah Batam Kota pada 2026 mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikan seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan peserta didik di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Batam, Yusal, mengatakan sekolah baru itu direncanakan berdiri di kawasan Botania 1, Batam Center.
“Untuk saat ini, yang sudah kami rencanakan satu unit sekolah baru di Botania 1.
Sementara rencana pembangunan ruang kelas baru (RKB) di lokasi lain masih akan ditentukan kemudian,” ujar Yusal, Senin (27/10).
Bangunan sekolah baru ini nantinya akan dilengkapi tiga ruang kelas, satu ruang guru, satu ruang kepala sekolah, serta fasilitas toilet.
“Tahap awal kami fokus pada kebutuhan dasar agar sekolah bisa segera beroperasi,” tambahnya.
Ia menjelaskan, pembangunan unit sekolah baru menjadi prioritas karena di beberapa wilayah Batam, khususnya Batam Kota, masih terdapat ketimpangan antara jumlah siswa dan kapasitas sekolah yang ada. Dengan penambahan fasilitas baru, diharapkan daya tampung sekolah di kawasan tersebut meningkat.
“Prinsipnya, kami ingin memastikan anak-anak usia sekolah di Batam mendapat akses pendidikan yang merata dan nyaman,” tutupnya.
Sementara itu, pada tahun 2025 ini Disdik Batam telah membangun 32 ruang kelas baru (RKB) dan tiga unit sekolah baru di sejumlah kecamatan.
Pembangunan tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Penambahan RKB diharapkan dapat mengurangi fenomena double shift atau sif dobel di sekolah-sekolah yang jumlah siswanya tinggi. Selain itu, ruang belajar yang lebih memadai juga akan meningkatkan kenyamanan dan mutu pembelajaran.
“Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan infrastruktur pendidikan di Kota Batam dengan menambah jumlah RKB dan sekolah baru. Ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan,” pungkasnya. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : Ratna Irtatik