Buka konten ini


BATAM (BP) – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Anugerah Investasi BP Batam 2025, sebuah ajang penghargaan bergengsi bagi investor, pelaku usaha, dan mitra strategis yang dinilai berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta transformasi Batam menuju kawasan industri bertaraf internasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bakti ke-54 BP Batam dan menjadi bentuk nyata apresiasi atas kontribusi dunia usaha dalam menjaga iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Mengusung tema “Mengapresiasi Prestasi, Mendorong Investasi”, perhelatan ini tak sekadar seremoni penghargaan, melainkan juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan Batam yang berdaya saing global.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra mengatakan, ajang ini menjadi wujud komitmen lembaganya dalam memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap kemajuan ekonomi Batam. “Acara ini merupakan bentuk penghargaan kepada pelaku usaha, investor, dan mitra strategis yang telah berkontribusi nya-ta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Apresiasi ini bukan hanya ucapan terima kasih, tetapi juga motivasi bersama untuk menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar Li Claudia.
Ia menambahkan, keberhasilan para penerima penghargaan tak lepas dari semangat kolaborasi antara BP Batam, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang terus tumbuh serta berinovasi di tengah tantangan global. Li Claudia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk terus memperkuat si-nergi dan menghadirkan inovasi demi mewujudkan Batam sebagai kawasan investasi unggulan.
“Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi kemajuan Batam yang semakin berdaya saing global,” imbuhnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menuturkan bahwa peng-hargaan ini menjadi pengakuan bagi para pelaku usaha yang konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi di Batam serta menjaga kepercayaan investor terhadap kota industri tersebut. “Puluhan tahun lalu Batam belum seperti ini. Kini Batam telah menjadi gerbang kemajuan Indonesia,” ujar Fary saat acara penganugerahan di Batam, Rabu (22/10).
Fary mengungkapkan, realisasi investasi Batam pada triwulan I 2025 mencapai Rp33,7 triliun, atau 56,2 persen dari target Rp60 triliun. Capaian tersebut menandakan kuatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Batam.
“Kami berterima kasih kepada seluruh investor yang terus mempercayai Batam, serta kepada pemerintah yang selalu memberikan dukungan. Ekosistem investasi kita berjalan baik dan progresnya nyata,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, BP Batam juga meluncurkan program Golden Visa kepada dua perusahaan, yakni PT Digitaland Service Two dan Infineon, sebagai bentuk penghargaan bagi investor berprestasi yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Selain itu, dilakukan penandatanganan nota komitmen investasi 2025 oleh sejumlah perusahaan dengan total nilai mencapai 10,349 miliar dolar AS (USD) dan estimasi penyerapan tenaga kerja hingga 15.925 orang.
Pemerintah Kota Batam turut memberikan apresiasi atas sinergi yang telah terbangun antara BP Batam dan para investor. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan daya saing ekonomi daerah.
Adapun penerima Anugerah Investasi 2025 mencakup perusahaan-perusahaan unggulan seperti PT Austin Engi-neering Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) dengan ekspor tertinggi, menegaskan perannya dalam mendorong kinerja ekspor industri manufaktur Batam. Sementara itu, PT Ecogreen Oleochemicals Batam ditetapkan sebagai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan realisasi investasi terbesar, berkat komitmennya memperkuat sektor hilirisasi industri berbasis sumber daya alam.
Untuk kategori PMA dengan realisasi investasi terbesar, penghargaan diberikan kepada PT Digitalland Services Two, yang dinilai berhasil menghadirkan investasi strategis di bidang teknologi dan layanan digital. Di sisi lain, komitmen terhadap keberlan-jutan juga mendapat sorotan. PT Free The Sea meraih peng-hargaan Inovasi Daur Ulang Terbaik, berkat terobosannya mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus berwawasan lingkungan.
Kepedulian terhadap inklusivitas turut diapresiasi. PT TDK Electronics Indonesia memperoleh penghargaan sebagai Perusahaan Inklusif untuk Disabilitas, karena memberikan kesempatan kerja yang luas bagi penyandang disabilitas di sektor industri elektronik.
Dalam bidang perkapalan, PT Batam Abadi Shipyard dinobatkan sebagai Galangan Kapal Terbaik, sedangkan PT Buana Shipyard mendapatkan penghargaan Perkapalan Berbasis Ekonomi Biru, atas kontribusinya mengembangkan industri maritim ramah lingkungan.
Untuk kategori pemanfaatan teknologi, PT Ennovi Integrated Engineering Services Batam meraih penghargaan Investor dalam Pemanfaatan Teknologi, sementara PT WIK Far East menerima penghargaan Inovasi Manufaktur Ramah Lingkungan karena berhasil mengintegrasikan teknologi hijau dalam lini produksinya. Penghargaan Inovasi Hijau Terbaik dalam Pengembangan Kawasan Industri diberikan kepada Kawasan Industri Tunas Group, yang dinilai sukses menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan kawasan industri.
Dalam aspek penerapan industri modern, PT Satnusa Persada memperoleh penghargaan sebagai PMDN Pionir Implementasi Industri 4.0, karena mampu memadukan otomasi dan digitalisasi dalam kegiatan produksinya.
Selain kepada perusahaan, BP Batam juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pelaku penggerak pembangunan. Penghargaan Tokoh Pariwisata Gastronomi Batam diberikan kepada Tek Po (Abi) atas perannya mempromosikan kuliner lokal sebagai daya tarik wisata.
Ali U Lai menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggiat Investasi di Batam, sedangkan Peters Vincen dinobatkan sebagai Tokoh Penggiat Potensi Investasi Batam atas kontribusinya memperluas jejaring dan promosi investasi daerah. Untuk kategori Anugerah Kawasan Pariwisata Unggulan, penghargaan diberikan kepada Hartono, yang dinilai berhasil mengembangkan destinasi wisata berdaya saing di tingkat regional.
Sementara itu, Soedarsono Darmosoewito dianugerahi gelar Tokoh Perintis Pengem-bangan Batam ”Purwaka Nirmana Batam”, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya dalam fondasi awal pembangunan Batam. Terakhir, penghargaan Tokoh Pembangunan Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan “Dharmottama Loka Batam” diberikan kepada Ismeth Abdullah, atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan sosial masyarakat Batam.
Salah satu penerima penghargaan, Head of Ecosystems Leadership PT Free The Sea Irawati, menyampaikan komitmennya mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai guna serta mendukung pemerintah mewujudkan Batam yang bebas sampah dan berkelanjutan. “Sampah adalah masalah kompleks yang tak bisa ditangani sendiri. Kami berharap dukungan penuh pemerintah agar cita-cita menjadikan Batam kota hijau dapat segera terwujud,” ujarnya.
Menutup acara, Li Claudia menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah. “Selamat kepada para penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025. Semoga prestasi hari ini menjadi inspirasi bagi investasi masa depan yang lebih inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat,” ucap Li. (*)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : RYAN AGUNG