Buka konten ini

BATAM (BP) – Rintik hujan tak menyurutkan semangat ribuan santri yang memenuhi Lapangan Usman Harun, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Seibeduk, Minggu (19/10). Dengan mengenakan pakaian seragam khas pesantren, para santri tetap tegap berdiri mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional XI tahun 2025.
Acara yang digelar Badan Musyawarah Guru Al-Qur’an (BMGQ) Kecamatan Seibeduk ini mengusung tema, “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Upacara berlangsung khidmat meski cuaca mendung dan sesekali gerimis turun membasahi lapangan.
Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, yang bertindak sebagai pembina upacara, memberikan apresiasi atas keteguhan para santri dan guru Al-Qur’an yang tetap bersemangat di tengah hujan.
“Santri memiliki peran penting dalam menjaga moral dan memperkuat karakter generasi muda Indonesia. Meskipun hujan, jangan biarkan semangat kita padam. Justru ini menjadi simbol keteguhan hati dan keikhlasan dalam mengabdi kepada agama dan bangsa,” ujar Kamaluddin.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Batam, Yusfa Hendri, yang hadir mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni tahunan, melainkan juga pengingat akan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai keislaman dan kebangsaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat perjuangan dan rasa cinta tanah air kepada para santri agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak,” ujarnya.
Usai upacara, suasana lapangan kian semarak dengan parade santri. Barisan peserta dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan madrasah di wilayah Sei Beduk berjalan rapi sambil membawa spanduk dan bendera, disambut tepuk tangan warga yang menonton di tepi lapangan.
Kegiatan yang diinisiasi BMGQ Sei Beduk itu turut dihadiri Kepala BPBD Kota Batam, Agus Bendri; Anggota DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin; Ketua BMGQ Kota Batam, Deden Sirajuddin; Camat Seibeduk, Rifandi Malik; para lurah se-Kecamatan Seibeduk; serta Kepala KUA Kecamatan Seibeduk.
Bagi para santri, hujan hari itu bukan penghalang, melainkan berkah yang menambah kesyahduan momen kebersamaan dan pengabdian mereka kepada agama dan bangsa. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : Ratna Irtatik