Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Suasana tenang di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, mendadak berubah panik, Jumat (17/10) sore. Sebuah rumah milik warga bernama Is nyaris hangus terbakar setelah diduga terjadi korsleting listrik di dalam kamar.
Api muncul tiba-tiba dan langsung membesar, mengeluarkan asap tebal yang terlihat hingga ke luar rumah. Warga yang melihat kejadian itu spontan berlarian membantu memadamkan api agar tidak merambat ke rumah lainnya.
Rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat si jago merah cepat membesar. Namun, berkat kesigapan warga dibantu perangkat desa, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum melalap seluruh bangunan.
Kepala Desa Tarempa Barat, Asmarandi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan adanya korsleting. Ia segera memerintahkan Ketua RW dan RT setempat untuk memutus aliran listrik dan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah disiapkan di lingkungan desa.
“Begitu tahu ada korslet, kita langsung ambil tindakan. Meteran listrik segera diputus dan warga pakai APAR yang sudah disiapkan,” ujar Asmarandi.
Beberapa menit kemudian, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Anambas tiba di lokasi dengan membawa mesin air. Petugas bersama warga kemudian menyiram titik api menggunakan air laut karena lokasi rumah yang sempit dan berada dekat pantai.
“Dengan bantuan mesin air, api bisa dipadamkan total. Kita manfaatkan air laut karena lebih cepat dijangkau,” tambahnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, sejumlah perabot rumah tangga milik korban sempat hangus terbakar. Setelah api padam, warga dan perangkat desa kembali memastikan instalasi listrik di rumah korban aman dan tidak menimbulkan percikan lagi.
Asmarandi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. “Kita harus belajar dari kejadian ini. Jangan anggap sepele kabel rusak atau sambungan longgar. Cek dan perbaiki segera. Keselamatan jauh lebih penting daripada menyesal kemudian,” tegasnya. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO