Buka konten ini

PENGEMBANG PT Devine Buana Perkasa memastikan akan membangun ulang seluruh unit ruko di Kompleks Devin Premier, Tanjung Riau, yang ambruk beberapa hari lalu. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen perusahaan terhadap para konsumen.
General Manager PT Devine Buana Perkasa, Dadi Supriadi, mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan begitu menerima laporan kejadian tersebut.
“Begitu kejadian, kami pertama memastikan tidak ada korban jiwa. Setelah itu, langkah kami adalah mengamankan lokasi agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” ujarnya, Sabtu (11/10).
Dadi menjelaskan, meski kerusakan hanya terjadi di bagian depan bangunan, pihaknya memutuskan untuk membongkar satu blok penuh yang terdiri dari sembilan unit ruko. Pembongkaran dilakukan agar hasil pembangunan ulang nanti lebih kuat, modern, dan memenuhi standar keamanan.
“Kepada konsumen yang terdampak, semuanya sudah kami ajak berkomunikasi dan sepakat. Ruko lama akan kami robohkan dan dibangun ulang dengan model terbaru. Ini bentuk komitmen kami memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
Selama proses pembangunan berlangsung, perusahaan juga menyediakan fasilitas sementara bagi konsumen agar tetap dapat berusaha tanpa gangguan.
“Yang paling penting bagi kami, konsumen tetap bisa beraktivitas dan menjalankan usahanya. Kami ingin menunjukkan bahwa Devine selalu bertanggung jawab terhadap konsumen,” tambah Dadi.
Ia menegaskan, komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan konsumen bukan hal baru.
Sebelumnya, sempat terjadi pergeseran tanah di salah satu proyek lama, dan pihaknya tetap melakukan perbaikan meski sudah di luar masa tanggung jawab.
“Kalau ada musibah, kami tidak lepas tangan. Justru kami ingin masyarakat melihat bahwa produk Devine tetap terpercaya karena kami siap bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, penasihat hukum PT Devine Buana Perkasa, Revan Simanjuntak, menyebut kliennya berfokus pada keselamatan serta keberlangsungan usaha para konsumen.
“Fokus utama kami memastikan tidak ada korban jiwa dan kegiatan usaha konsumen tidak terganggu. Walaupun sebagian besar sudah melunasi pembayaran, perusahaan tetap bertanggung jawab membangun ulang,” jelas Revan.
Ia menambahkan, seluruh hak konsumen telah dibicarakan dan disepakati bersama. Dalam waktu dekat, pengembang akan merobohkan sisa bangunan dan memulai pembangunan ruko baru.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa ini murni musibah, dan pengembang siap bertanggung jawab penuh,” tegasnya.
Sebelumnya, tujuh unit ruko di Kompleks Devin Premier, Tanjung Riau, Sekupang, ambruk pada Jumat (3/10) sekitar pukul 14.00 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun satu unit sepeda motor dilaporkan rusak tertimpa material bangunan. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK