Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Semangat literasi di Kepulauan Riau (Kepri) terus tumbuh lewat berbagai kegiatan kreatif. Salah satunya melalui Lomba Karya Tulis RDK Award, ajang perdana bertema “Dari Kepri untuk Indonesia” yang digagas untuk menggerakkan budaya menulis dan membaca di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Penggagas RDK Award yang juga wartawan senior, Rida K Liamsi, mengatakan lomba ini akan menjadi agenda tahunan sebagai upaya memperkuat gerakan literasi di daerah.
“RDK Award ini khusus untuk menggerakkan dunia literasi di Provinsi Kepri,” ujar Rida, Jumat (10/10) malam.
Rida menilai, generasi muda Kepri harus rajin menulis agar mampu membangun masa depan yang lebih baik.
“Menulis adalah anugerah dari Allah yang harus kita syukuri. Semoga peserta ajang ini terus bertambah di tahun-tahun mendatang,” harapnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya RDK Award yang digagas Rida K Liamsi. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendukung kegiatan literasi di seluruh wilayah Kepri.
“Kami akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” tegas Ansar.
Dari ajang perdana ini, Muhammad Fadli dari Natuna dengan karya berjudul “Natunaloka, Cahaya Inklusi dari Perbatasan” dinobatkan sebagai pemenang pertama. Disusul Mohamad Ismail dari Tanjungpinang, wartawan Batam Pos, yang meraih posisi kedua lewat karya “Menanti Mimpi Lumbung Ikan Terbesar di Indonesia, dari Laut Kepri untuk Nusantara.”
Sementara Ogen dari Tanjungpinang meraih posisi ketiga dengan tulisan “Kepri Penyumbang Nafas Pariwisata Indonesia.”
Ismail mengaku tak menyangka karyanya terpilih sebagai salah satu pemenang. “Awalnya tidak menyangka, tapi karena tekad kuat menulis, Alhamdulillah karya kami bisa masuk dan menang,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan rekan-rekan jurnalis yang selalu memberi semangat selama proses menulis.
“Semoga RDK Award bisa kembali digelar tahun depan dan diikuti lebih banyak peserta,” tambahnya. (*)
Reporter : YUSNADI NAZAR
Editor : GALIH ADI SAPUTRO