Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tengah menyiapkan langkah strategis untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor kepelabuhan. Salah satunya melalui rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Sekda Bintan, Ronny Kartika, mengatakan BUMD tersebut akan difokuskan untuk memaksimalkan potensi kepelabuhan yang ada di Bintan. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor ini diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Bintan memiliki beberapa titik pelabuhan yang potensial. Salah satunya bekas pelabuhan PT Antam di Kijang yang akan kita kelola, baik melalui mekanisme pinjam pakai maupun pengambilalihan (take over),” ujar Ronny.
Ia menambahkan, Pemkab Bintan akan melakukan identifikasi menyeluruh terhadap seluruh potensi yang ada, menyusun mekanisme sesuai regulasi, lalu mengeksekusinya secara bertahap.
Selain itu, Pemkab juga akan mengoptimalkan sumber pendapatan dari jasa kapal pandu, suplai air bersih, hingga kebutuhan logistik seperti sembako bagi kapal besar yang labuh jangkar di perairan Bintan.
“Setiap hari ada sekitar 400 kapal tanker yang labuh di depan PT BAI. Ini peluang besar bagi daerah untuk menjalin kerja sama dengan Pelindo dan pihak lain demi meningkatkan PAD,” tutupnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO