Buka konten ini

BATAM (BP) – Sebanyak 400 siswa sekolah dasar (SD) se-Kota Batam beradu prestasi dalam Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) SD Kota Batam Tahun 2025. Ajang tahunan ini menjadi wadah penting dalam menumbuhkan sportivitas, kreativitas, dan karakter generasi muda Batam.
Kegiatan resmi dibuka di dua lokasi, yakni GOR Sei Harapan dan Mega Mall Batam Centre, Senin (6/10), dan akan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (8/10).
PORSENI digelar melalui kolaborasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kota Batam, dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, dengan dukungan berbagai mitra dunia usaha.
Acara pembukaan di Mega Mall Batam Centre dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Batam, Yusfa Hendri yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, serta Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, Ketua Dewan Pendidikan, Fendi Hidayat, perwakilan BI Kepri, para kepala sekolah, guru, dan ratusan peserta dari berbagai kecamatan.
Ketua Panitia, Yusal, menjelaskan bahwa PORSENI bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembentukan karakter dan kreativitas anak-anak sejak dini.
“Melalui PORSENI, kami ingin menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah. Harapannya lahir generasi muda Batam yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter kuat,” ujarnya.
Sebanyak 400 peserta yang tampil merupakan hasil seleksi terbaik dari PORSENI tingkat kecamatan yang sebelumnya digelar di seluruh wilayah Batam.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan berlomba di berbagai cabang olahraga seperti mini soccer, bola voli putra-putri, dan tenis meja. Di bidang seni, digelar lomba tari Melayu, solo vokal, serta hadroh yang menampilkan kekayaan budaya lokal.
Selain kompetisi, panitia juga menghadirkan Talk Show Edukasi bertema “CBP Rupiah: Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah untuk Generasi Emas Batam”, hasil kolaborasi BI Kepri dan Disdik Batam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan pelajar agar lebih memahami pentingnya mencintai dan menggunakan rupiah secara bijak.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar disiplin, tanggung jawab, dan bekerja sama,” tambah Yusal.
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Batam, Yusfa Hendri, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan Bank Indonesia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“PORSENI ini bukti nyata kolaborasi lintas sektor untuk membentuk generasi muda Batam yang sehat, kreatif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun dengan inovasi yang lebih luas agar semakin banyak siswa bisa menyalurkan potensi terbaiknya.
“Kami bangga melihat semangat anak-anak hari ini. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan menegaskan bahwa PORSENI menjadi bagian penting dari pembinaan karakter peserta didik sekaligus wadah pengembangan potensi di luar ruang kelas.
“Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tapi juga menunjukkan hasil pembelajaran lewat olahraga, seni, dan kreativitas. Kegiatan seperti ini memacu mereka menjadi pribadi yang bugar, sehat, dan cerdas,” ujarnya.
Hendri menambahkan, ke depan Disdik Batam berencana menggandeng Dinas Koperasi dan Usaha Mikro untuk memperkuat pembinaan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar SD. “Selain prestasi akademik, anak-anak juga perlu memiliki jiwa wirausaha agar terbiasa berpikir kreatif dan mandiri sejak dini,” tutupnya.
PORSENI SD Kota Batam 2025 jadi momentum bagi dunia pendidikan Batam untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan nasionalisme sejak usia dini. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK