Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Laut Karimun menjadi saksi semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Minggu (5/10). Upacara gabungan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Lanal Tanjungbalai Karimun itu berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Komandan Lanal, Letkol Laut (P) Samuel C. Noya.
Barisan prajurit TNI dari Lanal, Kodim 0317/TBK, anggota Polres Karimun, pelajar SMA, hingga Pramuka berdiri tegak mengikuti upacara. Semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat begitu terasa di halaman Mako Lanal yang menghadap laut itu.
Dalam amanatnya, Letkol Laut (P) Samuel C. Noya membacakan pesan Panglima TNI yang menekankan pentingnya kehadiran TNI di tengah masyarakat. “Sesuai amanat Bapak Panglima, TNI adalah rakyat. TNI Prima, harapannya Indonesia bisa lebih maju ke depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, kehadiran TNI di Karimun harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. “Keamanan yang kondusif akan membuka peluang kesejahteraan bagi rakyat. Itu bagian dari pengabdian TNI,” katanya.
Usai upacara, peringatan HUT TNI dilanjutkan dengan atraksi sailing pass di perairan Karimun. Aksi ini menampilkan parade armada laut yang menjadi kebanggaan TNI Angkatan Laut. Deretan kapal patroli KAL Pelawan dan 12 unit kapal patroli keamanan laut (Patkamla) melintas di hadapan tamu undangan dengan formasi cermat.
Puncaknya, armada laut melakukan manuver membentuk angka “80” di tengah laut—simbol usia TNI yang telah delapan dekade menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa. Tepuk tangan meriah mengiringi formasi spektakuler tersebut.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, yang turut hadir, menyampaikan rasa bangganya terhadap peran TNI. Menurutnya, sebagai daerah perbatasan yang rawan pelanggaran wilayah, kehadiran TNI sangat vital dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita patut bangga dengan TNI. Mereka telah menjadi garda terdepan menjaga kedaulatan bangsa, termasuk di Karimun yang berbatasan langsung dengan negara lain. Semangat HUT ke-80 TNI ini harus memperkuat tekad kita menjaga perbatasan,” ungkapnya.
Momentum peringatan ini menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat, sekaligus pengingat bahwa pengabdian terhadap negeri tak pernah berhenti—baik di darat, laut, maupun udara. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : Mohammad Tahang