Buka konten ini
SINGAPURA (BP) – Suhu udara di Singapura selama Grand Prix Formula 1 pada akhir ini bisa di atas 31 derajat Karena itulah Federasi Autosport Internasional (FIA) di Grand Prix kali ini menerapkan “Heat Hazard”, atau Aturan Panas.
Artinya seluruh pembalap harus mengenakan rompi pendingin yang dapat mengalirkan cairan dingin melalui tabung.
Tujuannya untuk menjaga suhu tubuh. Atau dapat juga menambahkan pemberat tambahan ke mobil mereka saat balapan.
’’Menurutku aturan ini sudah adil. Meski, aku pikir hanya panas yang tidak terlalu buruk bagi kami,’’ sebut pembalap Williams, Carlos Sainz. Rompi itu, tutur Sainz, bisa jadi tidak bertahan selama dua jam balapan.
’’Aku pikir tim-tim berhasil membuatnya bekerja semakin baik setiap kami menjalankannya. Aku pikir harapannya saat ini seluruh sistem dapat bekerja, dan setidaknya sejam,’’ sambungnya. (*)