Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Kota Batam dipercaya menjadi tuan rumah rapat koordinasi (rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melibatkan tiga zona, yakni Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Agenda ini berlangsung di Ballroom Harmoni One Hotel, 29 September hingga 1 Oktober 2025.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah menempatkan Batam sebagai lokasi penyelenggaraan agenda strategis ini.
“Sebagai tuan rumah, kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendagri yang sudah mempercayakan kegiatan ini di Batam. Selamat datang kepada seluruh delegasi, mudah-mudahan betah di sini dan dapat mengikuti rakor dengan baik,” ucapnya.
Amsakar juga memperkenalkan sekilas profil Kota Batam kepada peserta. Ia menekankan bahwa Batam memiliki keunikan tersendiri karena terdapat entitas BP Batam dan Pemerintah Kota Batam yang berjalan berdampingan dalam mengelola daerah ini.
“Selain itu, Batam juga termasuk dalam Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), serta memiliki tingkat kemandirian fiskal yang cukup baik,” ujar Amsakar.
Menurutnya, rakor ini bukan sekadar forum formalitas, melainkan momentum untuk menyusun langkah konkret bersama. “Saya berpesan agar kegiatan ini mampu memformulasikan strategi bagaimana PAD masing-masing daerah bisa dioptimalkan dan ditingkatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah, menilai kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menyelaraskan strategi kebijakan antara pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan terkait pendapatan daerah.
“Tujuannya agar tercipta efektivitas dan efisiensi dalam menggali potensi penerimaan daerah. Selain itu, juga untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi antar daerah dalam rangka optimalisasi PAD,” ujar Azman. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK