Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus tumbuh subur di Kota Batam, khususnya di Kecamatan Batuaji dan Sagulung. Kehadirannya bukan hanya menghidupi pelaku usaha, tetapi juga menopang ekonomi masyarakat menengah dengan membuka lapangan kerja dan memberi penghasilan layak.
Di kawasan SP Plaza Sagulung misalnya, ratusan lapak kuliner dan pedagang minuman berjejer setiap sore hingga malam. Suasananya selalu ramai dikunjungi warga yang berolahraga maupun sekadar bersantai bersama keluarga. Kehadiran UMKM ini tak hanya menambah semarak, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal.
Fadil, pedagang minuman di kawasan tersebut, mengaku omzetnya bisa mencapai Rp400 ribu per hari. Usaha kecil itu, katanya, menjadi tumpuan utama keluarga.
“Alhamdulillah, anak-anak bisa tetap sekolah dari hasil jualan ini,” ucapnya.
Hal serupa dialami Siska, penjual makanan siap saji. Kini, ia mampu mempekerjakan dua orang karyawan. “Dulu saya hanya jualan sendiri, sekarang bisa memberi pekerjaan buat orang lain. Sama-sama terbantu,” ujarnya.
Camat Sagulung mencatat, perkembangan UMKM di wilayahnya terus meningkat. Hampir di setiap sudut terlihat aktivitas UMKM yang memberi daya ungkit signifikan bagi perekonomian masyarakat menengah.
Sebagai bentuk dukungan, kecamatan memfasilitasi ribuan pelaku UMKM mendapatkan sertifikat halal gratis bekerja sama dengan lembaga terkait. Sejumlah pelatihan juga digelar bagi pelaku usaha pemula. Untuk pembinaan teknis dan pemberdayaan, penanganan dilakukan oleh dinas terkait. Sementara kecamatan berfokus pada pengawasan, pemantauan, serta fasilitasi sertifikasi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menilai geliat UMKM sektor kuliner sangat potensial untuk terus dikembangkan. Menurutnya, pertumbuhan UMKM dapat berjalan seiring dengan penguatan sektor pariwisata sehingga memberi dampak lebih luas bagi ekonomi daerah.
UMKM kini tidak lagi sebatas usaha sampingan, melainkan menjadi sumber penghasilan utama sekaligus penyedia lapangan kerja. Kehadirannya memperkuat posisi masyarakat menengah yang berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Batam.
Dengan dukungan pemerintah, ketekunan pelaku usaha, dan tingginya antusiasme masyarakat, UMKM di Batam diperkirakan akan terus menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus benteng masyarakat menengah dalam menghadapi tantangan zaman. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK