Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Subaru, merek otomotif asal Jepang yang dikenal dengan teknologi All-Wheel Drive (AWD) dan mesin boxer, di Indonesia dipasarkan melalui PT Plaza Auto Mega sebagai agen pemegang merek. Pasar otomotif nasional menghadapi berbagai fluktuasi, Subaru juga terkena imbas.
Penurunan angka penjualan terekam baik dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel.
Hal ini mengutip dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menunjukkan selama periode Januari – Agustus 2025 itu, total wholesales mobil Subaru sebanyak 201 unit di mana jumlahnya ambrol 49,9 persen dibanding total wholesales selama periode sama di tahun 2024.
Sedangkan di waktu yang sama, jumlah mobil pabrikan Jepang tersebut yang terjual ke konsumen atau mencatatkan penjualan ritel sebanyak 214 unit. Jumlah itu turun 49,4 persen dibang penjualan ritel di kurun waktu Januari – Agustus 2024.
Pada bulan Agustus saja wholesales mobil Subaru sebanyak 48 unit, anjlok 35,1 persen dibanding bulan yang sama di tahun lalu. Sedangkan penjualan ritelnya sebanyak 60 unit, merosot 21,1 persen.
Sebagai informasi model-model Subaru yang paling banyak memberikan kontribusi dalam penjualan adalah: Crosstrek — menjadi tulang punggung portofolio Subaru di Indonesia. Model ini mendominasi kontribusi volume Subaru.
Juga ada Forester juga termasuk favorit dan cukup laris di segmen SUV. BRZ meskipun merupakan model niche (mobil sport), BRZ mendapatkan perhatian yang cukup besar dari konsumen Subaru, dengan banyaknya pemesanan.
Juga model WRX (sedan & wagon), Outback, serta varian-varian edisi khusus yang menarik minat penggemar.(*)
Reporter : JP Group
Editor : Gustia Benny