Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan berhasil menjangkau 47.700 warga hingga 19 September 2025. Layanan ini tersebar di 21 puskesmas, yang semuanya sudah mampu melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis secara menyeluruh.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyebutkan, angka capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan. “Dari 1,27 juta sasaran, lebih dari 47 ribu warga sudah ikut serta, dengan tingkat kehadiran mencapai 98 persen dari yang mendaftar. Ini capaian yang sangat baik,” ujarnya, Selasa (22/9).
Tiga puskesmas dengan jumlah peserta terbanyak adalah Puskesmas Lubuk Baja (14.849 orang), Tanjung Buntung (9.134 orang), dan Sekupang (6.052 orang). Pemeriksaan dilakukan untuk semua kelompok usia, mulai bayi, anak sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia.
Didi menambahkan, layanan yang diberikan cukup beragam, meliputi pemeriksaan mata, telinga, gigi, serta deteksi dini penyakit serius seperti diabetes, hipertensi, tuberkulosis, kanker, dan gangguan jantung. “CKG ini bukan sekadar formalitas. Hasil pemeriksaan menjadi deteksi dini bagi masyarakat. Bahkan beberapa pasien langsung kami rujuk ke rumah sakit karena ditemukan indikasi penyakit serius,” jelasnya.
Beberapa kasus yang telah dirujuk antara lain kanker serviks, kelainan jantung, dan tumor payudara. “Dengan deteksi dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga hasilnya lebih efektif,” ujar Didi.
Program CKG juga menyasar calon pengantin dengan pemeriksaan anemia, HIV, sifilis, hepatitis B, dan penyalahgunaan NAPZA. “Ini penting untuk memastikan generasi berikutnya lahir dari orang tua yang sehat,” kata Didi.
Menurutnya, Pemko Batam akan terus memperluas cakupan layanan kesehatan gratis ini agar semakin banyak warga yang terlayani. “Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatannya. Semakin dini masalah kesehatan diketahui, semakin besar peluang untuk sembuh dan kualitas hidup tetap terjaga,” tutup Didi. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK