Buka konten ini

PARIS (BP) – Paris Saint-Germain (PSG) membuka Liga Champions musim ini sebagai juara bertahan. Di Parc des Princes, Paris, kemarin (18/9), PSG sukses menghancurkan Atalanta BC dengan empat gol tanpa balas. PSG pun langsung memuncaki klasemen sementara matchday pertama fase League minus enam laga yang baru dimainkan dini hari tadi (19/9).
Kemenangan klub berjuluk Les Parisiens itu diraih dengan tiga perubahan dari starting XI musim lalu. Ketiganya adalah Lucas Chevalier (ki-per), Bradley Barcola (wide attacker kiri), dan Senny Mayulu (striker). Kecuali Barcola dan Mayulu, Chevalier baru didatangkan PSG musim panas ini. Dia menggantikan Gianluigi Donnarumma yang hengkang ke Manchester City. Barcola dan Mayulu menggantikan Desire Doue dan Ousmane Dembele yang cedera.
Hal itu menunjukkan bahwa PSG belum ”turun mesin” musim ini. ’’Kami adalah klub juara bertahan Liga Champions. Jadi, misi kami adalah menunjukkan sejak awal bahwa level kami musim ini masih sama seperti musim lalu,’’ kata Chevalier seperti dilansir dari RMC Sport.
Jika biasanya mempertahankan gelar lebih berat daripada saat merebutnya, PSG merasakan hal berbeda. Se-perti diungkapkan Chevalier dalam POV-nya (sudut pandangnya). Dia melihat pemain PSG merasa beban mereka sudah lebih ringan dengan mengangkat Si Kuping Besar – sebutan trofi juara Liga Champions.
’’Setelah memenangi Liga Champions musim lalu, beban tim musim ini lebih ringan. Permainan lebih tenang, pendekatannya juga lebih tenang,’’ tutur mantan kiper Lille OSC tersebut kepada Canal+.
Siap Jadi Sasaran Tembak
Bek kiri PSG sekaligus pencetak gol ke gawang Atalanta kemarin, Nuno Mendes, menyebut bahwa musim pertama sebagai pemilik Si Ku-ping Besar akan mengubah etos klubnya. Dari klub pe-nantang, jadi klub sasaran tembak. Untuk hal itu, Mendes merasa Les Parisiens.
”Aku rasa semua klub ingin menggagalkan kami meraih juara lagi. Kami sudah siap dengan risiko itu,” kata pemain timnas Portugal tersebut. Faktanya, hanya satu klub yang bisa juara back-to-back di era Liga Champions. Yaitu Real Madrid pada musim 2016–2017, bahkan hat-trick pada musim berikutnya. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG