Buka konten ini

BANYAK orang enggan menyantap pare karena rasanya yang pahit. Pare memiliki kalori rendah sekitar 17-20 kcal per 100 gram.
Pare merupakan karbohidrat kompleks rendah dan serat cukup tinggi yang membantu pencernaan serta menahan rasa lapar. Pare mengandung vitamin C, A, B, thiamine, riboflavin, niasin, kalium, zat besi, kalsium, magnesium, seng, dan fosfor.
Ini 8 manfaat pare untuk tubuh, dikutip dari WebMD:
1. Mengatur Kadar Gula Darah
Pare mengandung senyawa bioaktif seperti charantin, polypeptide-P, saponin, dan terpenoid yang bisa membantu menurunkan glukosa darah.
2. Menurunkan Kolesterol dan Lemak Darah
Pare juga dilaporkan membantu menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida. Ini bisa mendukung kesehatan jantung.
3. Antioksidan dan Antiinflamasi
Kandungan antioksidan seperti flavonoid, polifenol, vitamin C dan A membantu melawan radikal bebas dan meredakan peradangan di tubuh.
4. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Karena tinggi vitamin C dan jeluran senyawa bioaktif, pare dapat membantu memperkuat imun.
5. Kesehatan Mata
Vitamin A serta karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin dalam pare membantu melindungi mata dari kerusakan oksidatif dan mungkin mencegah gangguan mata terkait usia.
6. Potential Antikanker
Ekstrak pare bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Namun, hasil ini masih belum cukup untuk mengonfirmasi efek pada manusia.
7. Menjaga Berat Badan
Pare memiliki kalori rendah serta tinggi serat. Pare bisa membantu rasa kenyang lebih lama.
8. Mencegah Anemia
Kandungan zat besi dan folat dalam pare membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah defisiensi zat besi.
Meski terkenal pahit, banyak cara untuk mengolah pare agar lebih bersahabat di lidah. Bahkan kini jus pare juga populer sebagai minuman detox di kalangan pecinta hidup sehat.
Mengonsumsi pare bukan hanya soal makanan, tetapi bagian dari gaya hidup sehat. Pare kini kembali naik daun sebagai sayuran lokal yang penuh manfaat. (***)
Reporter : Juliana Belence
Editor : Muhammad Nur