Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Harga cabai merah di Pasar Utama Puan Maimun, Tanjungbalai Karimun, dalam beberapa hari terakhir terus merangkak naik. Jika pekan lalu masih di kisaran Rp80 ribu per kilogram, kini harganya melesat menjadi Rp95 ribu per kilogram pada Kamis (18/9).
Irwan, warga Karimun, mengaku sempat membeli cabai dengan harga jauh lebih tinggi. “Hari Selasa (16/9), harganya sempat tembus Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilo. Karena saya beli banyak untuk acara kenduri, akhirnya bisa dapat Rp108 ribu. Memang harga cabai ini sering naik turun,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Mama Daren, pedagang sayur di Pasar Puan Maimun. Menurutnya, kenaikan harga cabai merah sudah terjadi sejak awal pekan. “Hari ini saya jual Rp95 ribu per kilogram. Saya ambil langsung dari saudara di kampung, jadi dari tangan pertama. Kalau ada pedagang lain yang jual Rp100 ribu ke atas, biasanya mereka ambil lewat tangan kedua,” terangnya.
Ia menambahkan, faktor cuaca menjadi salah satu penyebab harga cabai meroket. Musim panen cabai memang tiba, namun intensitas hujan tinggi membuat kualitas cabai menurun. Tidak semua cabai bisa dipasarkan dalam kondisi bagus.
Meski harga cabai merah melonjak, harga komoditas lain relatif stabil. Cabai rawit, misalnya, masih di kisaran Rp55 ribu per kilogram. Bahkan cabai setan yang biasanya lebih mahal dari cabai merah, kini justru lebih murah dengan harga Rp60 ribu per kilogram. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO