Buka konten ini

BATAM (BP) – Generasi Z atau Gen Z lahir antara tahun 1997 hingga 2012, dikenal sebagai generasi yang sangat dekat dengan teknologi. Gen Z sangat aktif di media sosial dan memiliki gaya hidup serba cepat.
Usia sekitar 14-24 tahun merupakan fase pembentukan hidup dimana terjadi perubahan mendalam secara kognitif, biologis, dan psikologis. Remaja menghadapi berbagai peningkatan dalam keterampilan hidup dan hubungan.
Ini 4 penyakit yang sering menyerang Gen Z, dikutip dari Psychiatrist:
1. Kesehatan Mental
Gen Z mengalami tinggi gangguan mental sekitar 42% Gen Z di AS pernah didiagnosis dengan kondisi kesehatan mental.
Kondisi paling umum biasanya kecemasan, depresi, ADHD, dan PTSD. Gen Z merasa stresm kesepian, dan terbebani oleh masalah ekonomi, sosial, perubahan iklim, dan tekanan media sosial.
2. Stres & Tekanan Psikologis
Banyak Gen Z melaporkan mereka tertekan dengan berita global, ketidakpastian, krisis ekonomi, dan isu lingkungan. Faktor pemicunya berasal dari tekanan media sosial, FOMO, dan perbandingan hidup orang lain lewat media sosial.
3. Isolasi Sosial
Walaupun terhubung secara digital, Gen Z merasa kurang interaksi langsung atau rasa keterasingan. Rasa kesepian dan isolasi ini terkait dengan meningkatnya masalah mental seperti depresi.
4. Kebiasaan Hidup Tidak Sehat
Adanya kecenderungan konsumsi makanan cepat saji, tidur kurang, dan gangguan pola makan. Hal ini membuat Gen Z rentan terkena penyakit.
“42% Gen Z pernah didiagnosis dengan satu kondisi kesehatan mental,” tulis survei Psychiatrist, dikutip dari Psychiatrist, Selasa (16/9).
Gen Z menjadi pengingat bahwa kesehatan tidak hanya soal tubuh, tetapi pikiran dan emosi. Perlunya dukungan terdekat serta gaya hidup seimbang agar kualitas hidup terjadi di tengah tantangan zaman. (*)
Reporter : Juliana Belence
Editor : Muhammad Nur