Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Kebakaran hebat kembali menggemparkan warga Kota Batam. Sebuah rumah di Perumahan Citra Laguna, Tembesi, ludes dilalap api pada Senin (15/9) sekitar pukul 09.20 WIB. Rumah milik Tuti itu hangus tak tersisa saat ditinggal pemiliknya bekerja.
Selain bangunan, satu unit sepeda motor yang terparkir di garasi juga ikut hangus terbakar. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar yang berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam tiba.
Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul, melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan kejadian tersebut. Dari informasi awal dan keterangan keluarga korban, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji. “Namun itu masih dugaan. Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Api akhirnya bisa dikendalikan setelah personel SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kepri bersama tim pemadam tiba di lokasi. Mereka bekerja keras melakukan penyemprotan agar api tidak merembet ke rumah tetangga. Seorang warga dilaporkan mengalami luka ringan saat berusaha membantu memadamkan api.
Peristiwa ini menambah daftar kebakaran besar yang melanda Sagulung dalam beberapa pekan terakhir. Pada Rabu (3/9) lalu, tiga unit rumah mes karyawan PT Naga Tata Mestika di Kavling Bukit Melati I, RT 04/RW 06, Kelurahan Sei Pelunggut, juga ludes terbakar sekitar pukul 11.30 WIB.
Api saat itu diduga dipicu korsleting listrik di bagian tengah bangunan mes. Beruntung tidak ada korban jiwa, meski kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kebakaran terjadi ketika para penghuni sedang bekerja di galangan kapal, sehingga tak ada yang berada di lokasi.
Selain bangunan, satu unit sepeda motor yang terparkir di dalam mes ikut hangus terbakar. Sementara itu, tiga unit sepeda motor lain yang berada di luar berhasil diselamatkan oleh sejumlah siswa SMKN 11, yang lokasinya berdekatan dengan area kebakaran.
Rangkaian insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan. Polisi mengimbau warga lebih memperhatikan keamanan rumah dan kendaraan, terutama saat ditinggal bekerja. Potensi bahaya dari korsleting listrik maupun kebocoran gas elpiji harus selalu diantisipasi.
“Warga diimbau rutin mengecek instalasi listrik, memastikan tabung gas dalam kondisi baik, serta tidak meninggalkan barang-barang berisiko kebakaran di rumah,” tambah Iptu Anwar. Ia berharap masyarakat semakin peduli terhadap langkah pencegahan agar musibah serupa tidak terulang. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : Jamil Qasim