Buka konten ini

(13/9). Foto. BPMI Setpres/Cahyo
BALI (BP) – Presiden Prabowo Subianto tiba di Bali pada Sabtu (13/9) siang setelah menyelesaikan kunjungan kerja ke Timur Tengah, tepatnya Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar.
Kedatangannya kali ini ditujukan untuk meninjau langsung kondisi warga yang terdampak banjir di Pulau Dewata.
Dalam keterangan resmi, Presiden diketahui mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai sekitar pukul 12.00 WITA. Kehadirannya disambut oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam IX/Udayana Mayjen Piek Budyakto, Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya, serta Gubernur Bali I Wayan Koster.
Setelah prosesi penyambutan, Presiden langsung naik ke kendaraan dinas Maung berwarna putih menuju sejumlah lokasi banjir. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, terdapat lebih dari 120 titik banjir di tujuh kabupaten/kota di Bali.
Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto telah lebih dulu meninjau korban banjir. Mereka mengunjungi dua posko pengungsian di Kota Denpasar, yakni di Banjar Tohpati dan Banjar Sedana Mertha Ubung.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus memberi semangat kepada warga yang terdampak musibah.
“Bapak Ibu tenang, pemerintah akan membantu. Rumah dan toko yang rusak akan diperbaiki,” ucap Gibran kepada para pengungsi.
Selain meninjau posko, Wapres juga mendatangi rumah salah satu korban meninggal dunia akibat banjir serta memeriksa kondisi Pasar Badung. Pasar tradisional terbesar di Bali itu mengalami kerusakan cukup parah karena air setinggi dua meter menggenangi hingga ke lantai basement 2. Pembersihan pasar hingga kini masih berlangsung. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO