Buka konten ini
BATAM (BP) – Kondisi jalan di simpang Perumahan Jupiter, Marina City, tepat di atas gorong-gorong yang rusak, terus mengalami penurunan. Hingga Kamis (11/9), belum ada perbaikan meski kondisi jalan semakin cekung dan rawan amblas.
Warga Marina bersama pengguna jalan menyoroti maraknya kendaraan berat yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Truk material tanah beroda sepuluh hingga truk kontainer hilir mudik tanpa henti, menambah beban jalan yang kini sudah tidak kokoh lagi.
Selain memperparah kerusakan, kendaraan besar itu juga kerap menimbulkan kemacetan pada jam sibuk.
“Tonase muatannya berat-berat, dan mereka beroperasi tanpa waktu. Gorong-gorong di simpang Jupiter ini rusak juga karena dilalui kendaraan besar itu,” keluh Ummar, warga Marina.
Ia menyebut, kepadatan kendaraan berat di jalur ini tidak terlepas dari banyaknya mega proyek yang sedang berlangsung di kawasan Marina maupun kawasan industri sekitarnya.
Truk kontainer dan trailer harus melewati Jalan Marina City yang masih sempit, satu jalur dua arah, sehingga kondisi jalan makin rentan rusak.
Selain itu, aktivitas pembangunan di Marina City seperti proyek kawasan wisata terpadu, perhotelan, dan fasilitas komersial lainnya dinilai ikut memicu masalah lingkungan. Warga mengeluhkan lahan resapan air yang ditimbun untuk pembangunan, sehingga kawasan tersebut kerap dilanda banjir ketika hujan deras.
Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, membenarkan kondisi jalan yang semakin menurun dan membahayakan. Ia menegaskan sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam untuk segera melakukan perbaikan.
“Kami sudah sampaikan laporan, bahkan box culvert sudah diturunkan di lokasi. Tinggal pelaksanaan pengerjaan saja. Kami berharap bisa segera dikerjakan, karena ini sifatnya mendesak,” ujarnya. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : Jamil Qasim