Buka konten ini

ENERGI tubuh biasanya menurun menjelang siang hari. Oleh sebab itu tidur siang menjadi penting untuk memulihkan kondisi agar tetap kembali segar dan produktif.
Kurang tidur ataukelelahan dapat berdampak besar pada kondisi tubuh. Seperti kesulitan dalam pengambilan keputusan, penurunan energi, melemahkan daya ingat, suasana hati yang memburuk dan menurunkan produktivitas.
Memang banyak orang yang mencoba mengatasinya dengan kopi atau kafein. Namun, lama seiring waktu tubuh akan tetap merasa lelah. Di sinilah power nap bisa menjadi solusi alternatif.
Power nap adalah tidur singkat yang bertujuan untuk meningkatkan kembali energi, fokus, dan produktivitas tanpa menyebabkan rasa lemas setelah bangun. Power nap ini memiliki durasi khusus dan tidak boleh dilakukan sembarangan.
Dalam beberapa menit, tubuh akan memperoleh manfaat yang berbeda tergantung pada lama waktu power nap yang dipilih.
Berikut adalah tata cara melakukan power nap beserta manfaatnya yang dirangkum dari laman alumni.ugm.ac.id dan puskesmasjakemdikes.lombokbaratkab.go.id.
1. Ketahui Durasi yang Tepat
Waktu terbaik untuk melakukan power nap adalah antara pukul 1 siang sampai 3 sore, saat energi tubuh mulai menurun. Power nap bisa dilakukan dengan dua cara yakni selama 20-30 menit atau 60-90 menit, yang masing-masing memberikan manfaat berbeda.
Power nap 20-30 menit bermanfaat untuk: membantu mencegah tubuh masuk ke fase tidur REM yang terlalu dalam, mengurangi pusing atau grogi setelah bangun, dan membuat tubuh menjadi lebih segar, fokus, bertenaga dan lebih produktif.
Power nap 60-90 menit: bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah, memperkuat koneksi saraf dan daya ingat, sekaligus membantu proses pemulihan mental dan fisik.
2. Ciptakan Suasana nyaman
Agar mendukung kualitas tidur siang yang singkat tetapi tetap efektif, carilah tempat yang tenang, redup, dan sejuk.
Pastikan area tersebut bebas dari suara bising ataupun gangguan lain yang dapat membuat anda terbangun sebelum waktu tidur selesai.
3. Pasang Alarm Gunakan alarm sebagai
pengingat agar tidak tidur terlalu lama. Power nap yang lewat dari durasi justru dapat menurunkan produktivitas dan membuat tubuh terasa lebih lemas setelah bangun.
4. Hindari Konsumsi Kafein Sebelum Tidur
Jangan mengkonsumsi kafein sebelum melakukan power nap. Kafein dapat mengganggu proses tidur, membuat anda sulit terlelap, dan akhirnya mengurangi manfaat dari power nap itu sendiri. (***)
Reporter : JP Group
Editor : Muhammad Nur