Buka konten ini

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, seolah menjadi selebritas bagi warga muda Batam. Saat mengawal kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, siswa SMKN 1 Batam berebut berfoto bersama AKP Raden Bimo.
LANGKAHNYA mantap, senyumnya ramah. Begitu keluar dari kerumunan, Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi Lambang langsung disambut sorak dan teriakan siswa SMKN 1 Batam. Mereka berdesakan, mengacungkan gawai, ingin mengabadikan momen bersama perwira muda yang beberapa minggu lalu tampil di Istana Merdeka sebagai Komandan Kompi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Itu terjadi di sela kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke sekolah vokasi tersebut, Rabu pagi (10/9). Uniknya, bukan hanya Gibran yang jadi rebutan swafoto, tetapi juga AKP Raden Bimo. Siswa seolah melihatnya sebagai sosok selebritas baru di Batam.
“Bangga sekali bisa bertemu langsung. Apalagi beliau pernah jadi Komandan Kompi Paskibraka di Istana Merdeka. Semoga semangat disiplin itu bisa ditularkan ke kami,” ujar Andi, siswa SMKN 1 Batam, dengan mata berbinar.
Bimo sendiri meladeni setiap permintaan dengan sabar. Sesekali ia melempar senyum, lalu menyelipkan pesan mo-ral kepada para pelajar. “Rajinlah belajar, disiplin, dan jauhi pergaulan yang menjerumuskan. Jangan ugal-ugalan di jalan, dan jadilah teladan dalam menjaga keamanan serta ketertiban,” tuturnya.
Dari Batuaji ke Istana Merdeka
Nama AKP Raden Bimo mulai mencuat setelah dipercaya memimpin Kompi Paskibraka pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, bulan lalu.
Kehormatan itu bukan datang tiba-tiba. Perjalanannya ditempa sejak seleksi di Mabes Polri pada Mei 2025. Dari 14 peserta, hanya dua yang terpilih. Bimo salah satunya.
Seleksi berlanjut ke Garnisun Kogartab I Jakarta. Di sana, ia bersaing dengan perwakilan TNI. Bukan hanya fisik prima yang diuji, tetapi juga kepemimpinan, wibawa, hingga ketahanan mental.
Tanggal 21 Juni menjadi titik balik. Ia dinyatakan lolos seleksi pusat, lalu menjalani karantina di Cibubur. Latihan keras menunggu: uji fisik, tes suara, psikotes, hingga latihan baris-berbaris yang nyaris tanpa cela.
“Bangga sekali. Ini kesempatan seumur hidup, bisa berhadapan langsung dengan para petinggi negara di Istana Merdeka,” ungkap lulusan Akpol 2016 itu.
Momentum kian mengesankan ketika ia dipercaya memimpin gladi bersih pengibaran bendera.
Saat aba-aba tegasnya me-ngatur langkah pasukan, sorot matanya menunjukkan tekad sekaligus rasa hormat terhadap momen bersejarah bangsa.
Inspirasi bagi Anak Muda
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menyebut prestasi Bimo sebagai kebanggaan institusi. “Ini kebanggaan jajaran Polresta Barelang. Kami sangat mendukung dan bangga. Mohon doanya agar semua berjalan lancar,” katanya.
Bimo sadar, tugas itu lebih dari sekadar memimpin barisan. Ia membawa nama Polri, Polda Kepri, dan rekan-rekannya di kampung halaman. Dari Batuaji hingga Istana Merdeka, ia membuktikan bahwa tekad dan kerja keras bisa membawa seseorang berdiri di panggung kehormatan tertinggi bangsa.
Kini, di Batam, sosoknya jadi inspirasi. Bukan hanya bagi anggota kepolisian muda, tetapi juga bagi para pelajar yang melihatsosoknya sebagai teladan dalam kedisiplinan, semangat, dan kerja keras. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : RYAN AGUNG