Buka konten ini

SARI Hardiani, guru Bahasa Inggris di SMPN 62 Batam di Tanjung Buntung, Bengkong, dilaporkan hilang usai pamit berangkat kerja, Sabtu (6/9) pagi. Hingga Minggu (7/9) siang, keberadaannya belum diketahui.
Suami Sari, Ghazie, menyebutkan istrinya berangkat dari rumahnya di Tiban, Sekupang, sekitar pukul 06.55 WIB menggunakan ojek online Maxim menuju sekolah di kawasan Tanjung Buntung, Bengkong. Namun, istrinya tak kunjung tiba di sekolah.
“Istri saya diantarkan driver Maxim ke Halte Tiban 3. Kadang istri saya naik bus dari sana, tidak langsung naik ojek ke sekolah,” ujar Ghazie.
Ia mengaku sudah berusaha mencari dengan berbagai cara, mulai dari melacak lewat fitur find my device untuk melacak ponselnya, memeriksa email, riwayat Google Maps, informasi kecelakaan, Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit, hingga riwayat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). “Handphone (ponsel) tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. Sampai siang (Minggu) ini belum ada kabar dan belum ketemu,” katanya.
Ghazie juga menyebarkan informasi ciri-ciri istrinya di media sosial. Sari memiliki tinggi 155 sentimeter, berat 59 kilogram, berkerudung, berkacamata, mengenakan jaket hitam, rok cokelat, dan kerudung hitam.
“Mohon bantuannya apabila ada informasi. Laporan resmi sudah dibuat di kepolisian,” ungkapnya.
Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, membenarkan laporan tersebut. Saat ini, penyelidikan dilakukan Polsek Sekupang. “Laporannya di Sekupang. Kalau ada yang melihat, segera lapor ke polsek terdekat,” imbau Yuli. (***)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK