Buka konten ini

Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Riau (IKA UIR) Kabupaten Kepulauan Anambas resmi menunjuk Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, sebagai Ketua periode 2025–2030.
Pemilihan berlangsung Sabtu (6/9) di Aula Kantor Bupati Anambas, Pasar Peti. Acara berjalan lancar dan dihadiri alumni lintas angkatan yang berdomisili di Anambas. Selain sebagai ajang pemilihan ketua, kegiatan ini juga menjadi momentum reuni dan silaturahmi.
Koordinator Panitia, Sucipno, menjelaskan bahwa penjaringan calon ketua sudah dimulai sejak 11 Agustus 2025. Panitia membuka komunikasi dengan alumni untuk mencari sosok yang dianggap mampu memimpin organisasi. Puncaknya, pemilihan dilakukan bersamaan dengan musyawarah dan reuni akbar.
Sidang pemilihan dipimpin tiga alumni senior, yakni Yunizar (angkatan 1989), Saidina (angkatan 1986), dan Herri Fakhrizal (angkatan 1993). Mereka memastikan jalannya pemilihan berlangsung demokratis. Hasilnya, Raja Bayu, alumni angkatan 1998, ditetapkan secara aklamasi setelah semua peserta sepakat menunjuknya.
Dalam sambutannya, Raja Bayu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan posisi ini bukan sekadar jabatan, melainkan amanah moral dan sosial.
”Ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral dan sosial. Kita harus menghidupkan semangat kebersamaan, kepedulian, serta kontribusi nyata alumni untuk almamater, masyarakat, dan khususnya Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar politisi Golkar tersebut.
Raja Bayu juga memaparkan sejumlah program prioritas, mulai dari mendukung mahasiswa aktif dan lulusan baru, membangun jejaring lintas generasi, mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, hingga menjalin sinergi dengan pemerintah dan swasta.
Menurutnya, IKA UIR Anambas tidak boleh hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi harus benar-benar hadir di tengah masyarakat.
”Ke depan, kita ingin IKA UIR Anambas lebih aktif dan memberikan manfaat nyata, baik bagi alumni maupun untuk kemajuan daerah,” tambahnya.
Suasana kebersamaan makin terasa saat sesi reuni. Para alumni bernostalgia dengan cerita masa kuliah, dari pengalaman tinggal di kos hingga kisah sederhana berbagi mi instan. Gelak tawa mengiringi setiap kisah yang dibagikan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai kebersamaan alumni lintas generasi. Dukungan penuh yang ditunjukkan peserta menjadi modal awal bagi kepengurusan baru untuk membawa IKA UIR Anambas lebih solid dan aktif ke depan. (***)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO