Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersilaturahmi dengan insan pers di Ruang Rapat Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Rabu (3/9). Sejumlah pemimpin redaksi dan wartawan dari media cetak, daring, televisi, hingga radio di Batam turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi mendalam kepada insan pers. Ia menilai media memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas Batam, khususnya di tengah dinamika nasional yang turut berimbas ke daerah.
“Rekan-rekan pers telah berkontribusi sangat signifikan. Berita-berita yang konstruktif membantu masyarakat tetap tenang, sekaligus memperkuat langkah pemerintah menjaga kondusifitas. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih,” ucapnya.
Ia menegaskan, komunikasi yang baik antara pemerintah, insan pers, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana aman dan terkendali. Menurutnya, Batam bisa melewati berbagai dinamika dengan baik berkat kerja sama semua pihak, termasuk pemberitaan media yang proporsional.
Amsakar juga mengingatkan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Batam saat ini sangat besar. Karena itu, stabilitas dan kondisi kondusif harus terus dijaga agar kebijakan serta fasilitas fiskal dari pusat dapat berjalan lancar.
“Syukurlah, Batam masih stabil seperti sebelumnya. Ini menunjukkan kerja sama semua pihak berjalan baik,” ujarnya.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog santai antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan insan pers. Amsakar menegaskan siap berbagi informasi, baik terkait program kerja maupun isu strategis yang berkembang.
“Harapan saya, momentum ini bisa mempererat kebersamaan kita. Pemerintah butuh insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” katanya.
Direktur sekaligus Pemimpin Redaksi Batam Pos, Yusuf Hidayat, turut hadir dalam silaturahmi itu. Ia menilai kegiatan ini penting sebagai forum koordinasi antara kepala daerah dan insan pers.
“Ini pertemuan antara kepala daerah dan insan pers di Kota Batam. Jadi, saling berkoordinasi terkait kondusivitas Kota Batam. Apalagi, Batam adalah kota investasi,” ujar Yusuf.
Ia juga mengapresiasi cara kepala daerah bersama pemangku kepentingan dalam meredam eskalasi situasi yang sempat memanas di beberapa kota besar lain.
“Kemarin ramai soal situasi nasional yang karut-marut. Wali kota berterima kasih kepada pers di Batam yang membantu mendinginkan suasana sehingga tidak terjadi kericuhan seperti di Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya. Bahkan, mereka (Pemko Batam) mengambil keputusan membatalkan acara Pesta Rakyat pada 31 Agustus demi menjaga Batam tetap kondusif,” ungkapnya.
Yusuf menilai pertemuan tersebut membuka ruang diskusi yang bermanfaat bagi keberlanjutan pemerintahan.
“Secara garis besar, ini silaturahmi antara kepala daerah dan pers. Mereka (Amsakar–Li Claudia) sudah menjabat sekitar enam bulan. Rasanya pertemuan ini positif dan konstruktif untuk memberi masukan kepada kepala daerah,” katanya. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK