Minggu, 15 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Pesta Rakyat HUT RI Batam Ditunda

Amsakar: Bentuk Empati pada Kondisi Nasional

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan terkait acara Pesta Rakyat HUT ke-80 RI yang ditunda di Dataran Engku Putri, Sabtu (30/8).

Pesta Rakyat HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang rencananya digelar di Dataran Engku Putri, Batam Center, Sabtu (30/8) malam, resmi ditunda. Keputusan itu diambil Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk empati atas situasi keamanan yang tengah bergejolak di Jakarta dan sejumlah daerah lain.

“Dengan mempertimbangkan kondisi nasional, kami sepakat menunda acara Pesta Rakyat sampai batas waktu yang ditentukan kemudian. Ini bentuk kepedulian kita terhadap situasi yang sedang terjadi,” ujar Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, dalam konferensi pers di Dataran Engku Putri, Sabtu (30/8) pagi.

Dalam kesempatan itu hadir Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia; Ketua DPRD Batam Kamaluddin; Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, Dandim, Kajari, serta jajaran Forkopimda lainnya.

Menurut Amsakar, animo masyarakat terhadap acara puncak perayaan HUT RI sa­ngat tinggi. Panitia mencatat seba­nyak 36 ribu warga telah mendaftar untuk hadir. Meski demikian, ia menegaskan seluruh rangkaian kegiatan dan hadiah tetap akan diberikan pada waktu yang akan ditentukan kemudian, kemungkinan bertepatan dengan Hari Jadi Batam (HJB).

“Panitia sudah bekerja keras, masyarakat sangat antusias. Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Hadiah dan agenda yang sudah dipersiapkan tidak hilang, hanya ditunda. Insya Allah akan kami rangkai dalam momentum berikutnya,” jelasnya.

Amsakar menambahkan, meski Pesta Rakyat ditunda, kegiatan bazar yang telah berjalan tetap dilaksanakan dengan penyesuaian. Hal itu dikarenakan sudah ada stand-stand bazar yang berdiri dan bersiap-siap. “Bazar tetap ada, tapi dalam skala lebih kecil. Kami akan meninjau langsung agar pelaku usaha tidak dirugikan dan masyarakat tetap bisa menikmatinya,” katanya.

Pemko dan Forkopimda juga menyiapkan langkah teknis untuk menyampaikan informasi penundaan kepada masyarakat. Satpol PP dan Ditpam akan turun langsung menyampaikan informasi ini.

“Selain itu, kami siapkan juga video singkat agar pesan lebih cepat tersampaikan. Karena itu, kami harap masyarakat paham situasinya,” ujar Amsakar.
Ia menutup pernyataan dengan apresiasi kepada masyarakat Batam yang dinilainya selalu menjaga kondusivitas kota.

“Saya percaya Batam tetap aman karena warganya cerdas dan bijak. Semangat Batam Rumah Kita Bersama sudah benar-benar hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, memastikan situasi Batam tetap kondusif. Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir maupun terpengaruh isu yang beredar di media sosial terkait kondisi di daerah lain.

“Alhamdulillah, Batam aman. Aktivitas masyarakat berjalan normal, tidak ada pembatasan. Aparat keamanan bersama TNI dan didukung Pemko siap menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Zaenal juga mengingatkan warga agar bijak menggunakan media sosial. Jangan terpancing isu-isu provokatif. “ Lebih baik kita berdoa agar situasi di daerah lain yang sedang bergejolak segera pulih,” ucapnya. (***)

Reporter : YASHINTA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI